Nasional Kota Batu Hari Ini Wisata & Kuliner Kriminal-Kasuistika Ekonomi & Bisnis Pendidikan Opini

Dewanti- Punjul Dikabarkan Siap Maju Pilwali, Krisdayanti Bakal Sulit Dapat Rekom

Kholid Amrullah • Selasa, 19 Maret 2024 | 18:00 WIB

 

Krisdayanti
Krisdayanti

BATU – PDI Perjuangan dikabarkan mempunyai banyak calon unggulan untuk maju dalam Pemilihan Wali Kota (Pilwali) Batu akhir tahun ini. Sehingga hal ini membuat persaingan antar kader PDI Perjuangan semakin ketat.

Dari kabar yang  berkembang diprediksi aka nada tiga kader PDIP yang akan mencoba peruntungan di Pilwali Kota Batu 2024 nanti. Ketiga nama tersebut antara lain mantan Wali Kota Batu Dewanti Rumpoko, mantan Wakil Wali Kota Punjul Santoso dan Mantan DPR-RI Krisdayanti.

Ketua DPC PDIP Batu Punjul Santoso membeberkan pihaknya masih belum fokus pada pemilu legislatif (pileg). Lantaran masih menunggu rekapitulasi tingkat provinsi sampai pusat. ”Jadi tahapan-tahapannya biarkan dilewati terlebih dahulu,” katanya.

Ia menjelaskan jika semua penghitungan hasil pileg sudah selesai dan sudah diresmikan oleh KPU, perkembangan tentang pilwali bisa diperhitungkan. ”Ketika semua sudah lengkap maka itu bisa menjadi dasar kami untuk mengusung,” tambahnya.

Sementara, di Kota Batu hanya ada dua partai yang bisa mengusung calon tanpa koalisi yaitu PDIP dan PKB. Karena jumlah kursi mereka di DPRD sudah mencapai ambang batas 20 persen atau setara 6 kursi.

Masyarakat dan pemerhati politik pun mulai melakukan pemetaan satu dengan yang lain, si A dengan si B dan lainnya. Walau masih akan digelar akhir tahun, diperkirakan euforia  pelaksanaan pilkada akan jauh lebih ramai dan panas ketimbang pemilu. “Kalau terpenuhi bisa mengusung sendiri, namun kalau tidak maka akan berkoalisi dengan yang lain. Hasilnya semua ada di dasar-dasar menuju pilwali juga menunggu perampungan rekapitulasi suara nasional,” imbuhnya.

Punjul membebaskan masyarakat berpendapat atau berspekulasi tentang daftar orang yang akan maju Pilwali Kota Batu. ”Kalau masyarakat mau berpendapat apa pun maka kami akan menerima karena dasar negara kita ini kan demokrasi sehingga sah-sah saja,” bebernya.

Punjul yang sudah hampir 9 tahun menjadi mendampingi Wali Kota Batu dari Edy Rumpoko hingga Dewanti mengaku sudah kenyang akan pengalaman di Pemerintahan Kota Batu. Wajar kalau pria 61 digadang-gadang bisa menjadi Wali Kota Batu.

Nama selanjutnya adalah Dewanti Rumpoko, yang bisa saja turun gunung untuk memimpin di Among Tani lag. Wali Kota Batu ke 4 ini diisukan juga akan mencoba di Pilwali Batu, walau ia diprediksi akan lolos ke DPRD Provinsi.

Keberhasilan Dewanti Rumpoko dalam memenangi Pilkada Kota Batu 2017 bukanlah proses yang singkat. Sebab, karier politiknya sudah dibangun sejak lama. Diawali dengan menjadi anggota DPD Partai Golkar Kota Malang, Dewanti sempat masuk dalam bursa calon Wakil Wali Kota Malang berpasangan dengan Ir Gandi Yogatama pada tahun 2003. Saat itu, proses pemilihan belum dilakukan secara langsung, tetapi dipilih oleh anggota DPRD. Namun, saat itu, dia gagal.

Kemudian, sejak suaminya, yaitu Eddy Rumpoko yang diusung PDI Perjuangan terpilih menjadi Wali Kota Batu tahun 2007, Dewanti pun memilih pindah partai dari Partai Golkar ke PDI Perjuangan.

Kemudian, setelah bergabung dengan PDI Perjuangan, dia juga pernah maju dalam Pemilihan umum Bupati Malang 2015, berpasangan dengan Masrifah Hadi meski gagal.  Dia baru berhasil menang dalam Pilwali Batu pada 2017.

Nama lain adalah artis kelahiran Batu yaitu Krisdayanti. Walau terbilang populis secara kedekatan dengan masyarakat Batu sepertinya ia masih kalah dengan Punjul dan Dewanti. Pasalnya selama ini dalam berpolitik ia fokus ke DPR-RI atau nasional, belum ke lokal. Tapi pengalamannya sebagai dewan juga bisa menjadi pertimbangan lain.

Selain itu, kegagalan KD dalam pileg kali ini disinyalir bisa membuat batu ganjalan KD untuk ikut pilwali.(pri/lid)

Editor : Kholid Amrullah
#kota batu di pegunungan #Dewanti Rumpoko Wali Kota Batu #pilwali #krisdayanti