Nasional Kota Batu Hari Ini Wisata & Kuliner Kriminal-Kasuistika Ekonomi & Bisnis Pendidikan Opini

Wisata Paralayang Menurun di Musim Hujan

Kholid Amrullah • Selasa, 13 Februari 2024 | 17:00 WIB
MENANTANG: Wisata paralayang termasuk yang diminati oleh wisatawan.
MENANTANG: Wisata paralayang termasuk yang diminati oleh wisatawan.

BATU - Destinasi wisata paralayang sangat mengandalkan cuaca dalam aktivitasnya. Karena itu, musim hujan menjadi suatu hal yang diwaspadai oleh para tandem master paralayang. Pada Februari ini jumlah tamu ke paralayang menurun hingga 50 persen.

Tandem master paralayang bernama Heru mengatakan, saat musim hujan kondisi cuaca tidak menentu. Di saat seperti ini, angin dan cuaca yang baik hanya dapat dinikmati 1 hingga 3 jam dalam sehari. "Waktu yang aman untuk terbang saat ini adalah pagi dan siang hari. Setelahnya akan mendung atau angin tidak mendukung," jelasnya.

Heru melanjutkan, jika kondisi angin telah berbalik di sore hari maka para tandem master tak akan bisa take off. Jika memaksa take off kemungkinan parasut akan menyangkut di pohon. "Gunung Banyak, tempat take off paralayang masih memiliki banyak pohon pinus di sisi barat dan utara. Karena itu hanya bisa take off ke timur atau selatan," kata pria asli Kelurahan Songgokerto itu.

Di musim dengan cuaca tak menentu seperti ini, tingkat kunjungan tamu sangat berkurang drastis. Jika hari normal dan cuaca bagus, tamu yang datang bisa mencapai 80 sampai 100 orang. Paling sedikit kisaran 30 hingga 40 orang per hari. "Kalau cuacanya seperti ini, sehari paling hanya ada 15 hingga 20 tamu," jabarnya.

Februari memang selalu menjadi bulan terparah untuk wisata paralayang. Hal ini dikarenakan faktor cuaca, angin, dan alam yang tak mendukung. Cuaca ekstrem ini telah dirasakan Heru sejak akhir Januari yang lalu. "Karena itu, mungkin pengunjung dapat datang di pagi atau siang hari. Saya juga berharap akhir April atau awal Mei sudah mereda," harapannya.

Di sisi lain, salah seorang wisatawan Sekar mengatakan telah membatalkan reservasi paralayangnya satu kali akibat cuaca. Padahal ia sangat ingin naik paralayang sejak lama. "Dari zaman kuliah saya ingin naik paralayang. Kebetulan beberapa hari ini bisa ke Batu untuk mencoba paralayang. Tapi kemarin sempat gagal karena cuaca dan angin tidak mendukung," jelas turis asal Jakarta tersebut.

Saat ini, ia kembali datang ke area paralayang untuk mencoba peruntungan. Tak seperti kemarin, ia datang lebih pagi hari ini. "Saya udah pasrah kalau hari ini tidak bisa baik paralayang. Tapi ternyata, saya hari ini bisa naik," pungkasnya. (sif/lid)

Editor : Kholid Amrullah
#paralayang #Wisata Paralayang #kota batu