Baca Juga: Siswa Terlalu Keras pada Diri Sendiri, Apa Dampaknya bagi Mental?
Apa Itu Kolesterol?
Kolesterol adalah lemak kompleks yang menyerupai lilin dan dijumpai dalam setiap sel tubuh manusia. Kolesterol diproduksi secara alami oleh organ hati. Lemak tersebut juga bisa dijumpai dalam beberapa jenis makanan yang dikonsumsi, seperti pada daging dan susu.
Sifatnya yang tidak larut dalam darah membuat kolesterol memerlukan protein khusus dari hati yang disebut lipoprotein untuk diedarkan ke seluruh tubuh. Dengan sifatnya tersebut, apabila kadarnya melebihi batas normal, akan berisiko menumpuk di dalam pembuluh darah. Hal itu dapat memicu pembentukan plak pada dinding pembuluh darah arteri sehingga berisiko tersumbat.
Baca Juga: Seharian Liburan di Kota Batu Bisa ke Mana Aja? Ini Tempat yang Wajib Kamu Kunjungi!
Jenis Kolesterol
1. Low-density lipoprotein (LDL)
Dikenal sebagai “kolesterol jahat”, berfungsi membawa kolesterol ke seluruh tubuh melalui pembuluh darah arteri. Apabila kadarnya terlalu tinggi, LDL akan menumpuk di dinding pembuluh arteri.
2. High-density lipoprotein (HDL)
Dikenal sebagai “kolesterol baik”, berfungsi mengembalikan kolesterol berlebih ke hati.
3. Trigliserida
Menjadi sumber energi tubuh yang bersirkulasi melalui darah. Trigliserida diproduksi oleh hati atau berasal dari makanan. Kelebihan trigliserida akan disimpan tubuh dalam bentuk lemak.
Baca Juga: Tips Lolos Beasiswa Djarum, Catat Panduan Lengkapnya!
Cara Mengendalikan Kolesterol
- Berolahraga secara teratur, minimal 30 menit setiap hari
- Menghindari makanan yang dimasak dengan cara digoreng
- Hindari kelebihan berat badan, karena dapat meningkatkan risiko kolesterol tinggi
- Memperbanyak konsumsi makanan tinggi serat, seperti buah dan sayuran
- Mencoba herbal untuk kolesterol, seperti bawang putih, jahe, dan kunyit
- Membatasi konsumsi makanan yang berlemak tinggi, seperti daging merah dan kue
- Berhenti merokok dan hindari minuman beralkohol
- Kelola stres dengan baik, karena stres yang berkepanjangan dapat mempengaruhi kadar kolesterol