BATU - Deretan libur panjang nasional sepanjang Mei 2026 diprediksi menjadi momentum panen besar sektor pariwisata Kota Batu.
Pemerintah Kota Batu menargetkan lebih dari 560 ribu wisatawan datang selama periode long weekend bulan ini.
Kepala Dinas Pariwisata Kota Batu Onny Ardianto menyebut target tersebut realistis melihat tren kunjungan yang terus menguat sejak awal tahun.
BACA JUGA: Mengapa Banyak Siswa Lebih Produktif Belajar pada Malam Hari?
“Grafiknya terus naik dan Mei diprediksi menjadi rekor tertinggi kedua semester ini,” ujarnya.
Data Disparta mencatat kunjungan wisatawan Januari lalu mencapai 630.438 orang.
Angka itu sempat turun pada Februari dan Maret, namun kembali naik pada April menjadi sekitar 432 ribu kunjungan.
BACA JUGA: Penerima Insentif Marbot di Kota Batu Naik Jadi 2.067 Orang
Momentum Mei dinilai lebih potensial karena ditopang empat periode libur panjang, mulai Hari Buruh, Kenaikan Yesus Kristus, Idul Adha, hingga Waisak.
Fenomena cuti bersama dan hari terjepit membuat wisatawan memiliki waktu libur lebih panjang untuk berwisata ke daerah pegunungan seperti Kota Batu.
Wisatawan asal Jawa Timur masih mendominasi pasar.
BACA JUGA: Talang Pasar Induk Among Tani Kota Batu Mulai Diperbaiki
Namun, Disparta mulai mencatat peningkatan wisatawan dari Jakarta dan Jawa Barat yang mencari destinasi berhawa sejuk.
Lonjakan kunjungan ini diperkirakan berdampak langsung terhadap tingkat hunian hotel, vila, dan homestay.
Rata-rata wisatawan diprediksi menginap selama dua hingga tiga malam. “Kondisi ini jelas menjadi angin segar bagi sektor wisata dan perhotelan,” pungkas Onny. (ori/dre)
Editor : Fajar Andre Setiawan