BATU - Pertumbuhan ekonomi di Kota Batu menunjukkan capaian positif.
Dalam kurun waktu satu tahun, Pemerintah Kota (Pemkot) Batu berhasil menaikkan angka dari -6,46 persen menjadi 5,04 persen.
Itu tak lepas dari beberapa program yang telah berjalan baik.
Hal itu disampaikan Wakil Wali Kota Batu Heli Suyanto saat penyampaian Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) 2024 dalam Rapat Paripur na di Kantor DPRD Kota Batu kemarin (19/3).
Heli mengatakan pertumbuhan ekonomi tak lepas dari realisasi Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) 2023-2026.
Ada lima prioritas pembangunan yang menjadi motor pertumbuhan ekonomi.
Yakni penguatan tata kelola pemerintahan, percepatan pembangunan, peningkatan infrastruktur, peningkatan kualitas ling kungan, Sumber Daya Alam (SDA), dan Sumber Daya Manusia (SDM).
“Target Pendapatan Asli Daerah (PAD) 2024 menca pai Rp 1,1 triliun. Sementara, realisasinya 97,64 persen atau sekitar Rp 1 triliun,” tegasnya.
Bahkan, realisasi belanja daerah juga men capai 86,91 persen atau berkisar Rp 1,1 triliun dari total target Rp 1,3 triliun.
Capaian itu berdampak besar terhadap laju pertumbuhan ekonomi.
Misalnya, Indeks Pembangunan Manusia (IPM) dari 79,07, kini menjadi 79,69.
Dengan banyaknya masyarakat produktif, angka kemiskinan di Kota Batu dapat ditekan.
Kini angkanya 3,06 persen dari sebelumnya 3,31 persen.
Artinya, kesenjangan ekonomi yang ada tidak terlalu berarti.
Angka itu juga diikuti Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) dari yang sebelumnya 4,52 persen menjadi 3,63 persen. (ori/dre)
Editor : A. Nugroho