BATU, RADAR BATU – Belum sepekan setelah razia besar-besaran digelar, pedagang kaki lima (PKL) musiman kembali bermunculan di kawasan Alun-Alun Kota Batu. Fenomena tersebut terjadi di tengah meningkatnya kunjungan wisatawan selama masa libur sekolah yang dimanfaatkan pedagang untuk kembali berjualan di zona yang dilarang.
Pantauan di lapangan, Selasa (30/6), sejumlah rombong makanan bermotor kembali memadati jalur pedestrian dan bahu jalan di sekitar Alun-Alun Kota Batu. Menariknya, sebagian besar pedagang yang berjualan kali ini merupakan wajah-wajah baru, berbeda dengan PKL yang sebelumnya terjaring razia Satpol PP.
Pedagang Baru Manfaatkan Ramainya Liburan
Keberadaan pedagang musiman tersebut menunjukkan praktik "kucing-kucingan" masih terus berlangsung. Meski mengetahui kawasan tersebut merupakan zona steril untuk aktivitas berdagang, mereka tetap melayani pembeli di bahu jalan.
Ramainya pengunjung selama musim liburan menjadi daya tarik bagi pedagang musiman untuk mencoba peruntungan, meski berisiko terkena penertiban.
Satpol PP Siapkan Operasi Gabungan Lagi
Kepala Satpol PP Kota Batu Fariz Pasharella mengakui masih ada PKL yang kembali berjualan setelah razia sebelumnya. Karena itu, pihaknya memastikan pengawasan tidak akan berhenti.
"Kami terus melakukan pemantauan untuk penertiban kembali melalui operasi gabungan (opsgab)," tegas Fariz.
Baca Juga: PKL Liar di Alun-Alun Kota Batu Terancam Tipiring
Menurutnya, masa libur panjang memang menjadi periode yang paling rawan munculnya PKL musiman di kawasan Alun-Alun Kota Batu. Karena itu, operasi penertiban akan dilakukan secara berkala agar kawasan tetap tertib dan nyaman bagi masyarakat maupun wisatawan.
Selain menyasar area Alun-Alun, Satpol PP juga menyiapkan operasi gabungan di sejumlah titik lain yang berpotensi menjadi lokasi munculnya pedagang liar selama musim liburan.
Editor : Aditya Novrian