Nasional Kota Batu Hari Ini Wisata & Kuliner Kriminal-Kasuistika Ekonomi & Bisnis Pendidikan Opini

154 Umat Hindu Gelar Tawur Agung Kesanga di Junggo Jelang Nyepi

Rori Dinanda Bestari • Rabu, 18 Maret 2026 | 13:49 WIB
Beberapa umat bersiap upacara Tawur Agung Kesanga di Lapangan Dusun Junggo pagi ini (18/3). (Rori Dinanda Bestari/Radar Batu)
Beberapa umat bersiap upacara Tawur Agung Kesanga di Lapangan Dusun Junggo pagi ini (18/3). (Rori Dinanda Bestari/Radar Batu)

BATU – Ratusan umat Hindu menggelar upacara Tawur Agung Kesanga di Lapangan Dusun Junggo, Desa Tulungrejo, Kecamatan Bumiaji, Rabu pagi (18/3). Ritual tersebut menjadi bagian dari rangkaian menyambut Hari Raya Nyepi Tahun Saka 1948.

Sebanyak 154 umat mengikuti prosesi yang berlangsung khidmat. Upacara ini digelar setelah sebelumnya umat melaksanakan ritual Melasti sebagai bentuk penyucian diri di sumber air.

Baca Juga: Okupansi Vila dan Homestay di Kota Batu Masih 30 Persen Jelang Lebaran

Pemimpin upacara, Tri Suhasto, menjelaskan bahwa Tawur Agung Kesanga memiliki makna penting dalam menyeimbangkan kembali kehidupan, baik secara lahir maupun batin.

“Ritual ini bertujuan menetralisir unsur-unsur negatif, baik di alam maupun dalam diri manusia,” ujarnya.

Ia menambahkan, melalui prosesi tersebut diharapkan umat dapat menjalankan ibadah Nyepi dengan lebih tenang tanpa gangguan. Tahun ini, perayaan mengusung tema Vasudaiva Kutumbakam yang bermakna satu bumi, satu keluarga.

Dalam pelaksanaannya, nilai kearifan lokal juga menjadi bagian penting. Prinsip Desa Kala Patra, yakni menyesuaikan ajaran dengan kondisi dan budaya setempat, tetap dijunjung dalam praktik keagamaan.

Baca Juga: Purnama Hotel Batu, Pilihan Aspek Liburan Idul Fitri yang Nyaman

Setelah rangkaian Tawur Agung selesai, umat Hindu akan memasuki Catur Brata Penyepian selama 24 jam. Dalam periode tersebut, umat menjalankan pengendalian diri melalui berbagai pantangan, termasuk tidak bekerja, tidak bepergian, tidak menyalakan api, dan tidak menikmati hiburan.

“Ibadah selanjutnya dilakukan di rumah masing-masing atau di pura,” pungkasnya.

Editor : Aditya Novrian
#junggo #ibadah #tawur agung #nyepi