RADAR BATU - PT Kereta Api Indonesia (Persero) memberangkatkan 480 peserta dalam program mudik gratis dari Stasiun Pasar Senen menuju Stasiun Semarang Tawang menggunakan KA Tawang Jaya Premium (KA 178B). Secara keseluruhan, sejak awal pelaksanaan program, KAI telah memberangkatkan sekitar 15.706 orang ke kampung halaman.
Melalui program ini, KAI berupaya menghadirkan layanan mudik yang aman dan nyaman, terutama di tengah tingginya mobilitas masyarakat selama periode Lebaran.
Baca juga: Suspek Campak di Kota Batu Sempat Tembus 120 Kasus
Vice President Corporate Communication KAI, Anne Purba, menyampaikan bahwa pemberangkatan ini merupakan bagian dari kontribusi perusahaan dalam mendukung kelancaran arus mudik tahun 2026.
“KAI memberangkatkan 480 peserta mudik gratis dari Stasiun Pasarsenen menuju Semarang Tawang menggunakan KA Tawang Jaya Premium. Pemberangkatan ini menjadi bagian dari dukungan KAI terhadap penyelenggaraan program mudik gratis pada masa Angkutan Lebaran 2026, sekaligus mempertegas peran kereta api sebagai moda transportasi massal yang aman, nyaman, dan efisien bagi masyarakat,” ujar Anne, Selasa (17/3).
Secara lebih luas, KAI juga turut mendukung program mudik gratis yang diselenggarakan bersama pemerintah, BUMN, serta berbagai instansi lainnya. Berdasarkan data tiket rombongan Angkutan Lebaran 2026, terdapat 14 pemesan yang terdiri dari tiga instansi pemerintah, sepuluh BUMN, dan satu perusahaan swasta, dengan total volume mencapai 39.801 pelanggan.
Baca juga: Rumah Kosong Jadi Sasaran Maling, Polres Batu Berikan Strategi Pengamanan Efektif
Dari jumlah tersebut, sebanyak 2.811 pelanggan menggunakan layanan kelas eksekutif, sementara 36.990 lainnya menggunakan kelas ekonomi. Pada layanan ekonomi, tercatat 34.166 pelanggan menggunakan tiket komersial dan 2.824 pelanggan menggunakan skema PSO. Permintaan tersebut tersebar pada 40 perjalanan kereta, meliputi tujuh perjalanan KA eksekutif, 32 KA ekonomi, serta satu KA campuran.
KAI mencatat bahwa dalam periode 13 hingga 16 Maret 2026, sebanyak 15.706 masyarakat telah diberangkatkan melalui program mudik gratis. Upaya ini diharapkan dapat mempermudah masyarakat yang ingin pulang kampung.
Selain itu, program ini juga menjadi bagian dari strategi KAI untuk mengurangi penggunaan kendaraan pribadi, sehingga dapat meningkatkan keselamatan selama arus mudik.
“Kereta api menjadi salah satu solusi mobilitas selama masa mudik karena mampu menghadirkan perjalanan yang lebih aman, bebas macet, dan memiliki kepastian waktu tempuh. Melalui program mudik gratis ini, KAI ingin memperluas akses masyarakat terhadap layanan transportasi publik yang andal, sekaligus mendukung kelancaran Angkutan Lebaran 2026 secara keseluruhan,” imbuh Anne.
Anne juga menambahkan bahwa tingginya minat masyarakat sejalan dengan komitmen KAI dalam menjaga kualitas layanan. Pada Februari 2026, kinerja On Time Performance (OTP) kereta penumpang tercatat mencapai 99,84 persen untuk keberangkatan dan 97,61 persen untuk kedatangan.
Baca juga: Mikutopia Batu Uji Coba Gratis hingga 20 Maret, 25 Wahana Sudah Dibuka, Sisanya Segera Menyusul
“Melalui dukungan ini, KAI ingin memberi manfaat yang semakin luas bagi masyarakat, membantu kelancaran mobilitas pada masa mudik, serta mendukung penyelenggaraan Angkutan Lebaran 2026 agar berlangsung lebih tertib, selamat, lancar, dan terkendali,” tutup Anne.
Penulis: Qonita Naila Syahida
Sumber: Gelar Mudik Gratis, KAI Berangkatkan 16 Ribu Warga ke Kampung Halaman Pakai Kereta
Editor : Fajar Andre Setiawan