Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Siklon Arnab Jauhi Indonesia, Aceh dan Sumut Tetap Diminta Waspada Hujan Lebat

N
Penulis: Nara Amelia❯
Ilustrasi hujan lebat. Foto: Ist
Ilustrasi hujan lebat. Foto: Ist

Advertisement

BATU, RADAR BATU - Siklon Tropis ARNAB yang terbentuk di Teluk Benggala bergerak menjauhi Indonesia dan, menurut BMKG, tidak berdampak langsung pada cuaca di dalam negeri. Meski begitu, BMKG meminta masyarakat tetap waspada terhadap potensi sirkulasi siklonik baru di Laut Andaman, utara Aceh, yang bisa memicu hujan lebat.

Berdasarkan siaran pers BMKG, Selasa (27/10), ARNAB berkembang dari bibit siklon tropis 98B yang dipantau sejak 19 Oktober. Siklon ini terbentuk pada 26 Oktober pukul 07.00 WIB, berada di luar wilayah pemantauan TCWC Jakarta. BMKG mencatat tekanan 992 hPa dengan kecepatan angin maksimum 55 knot. Badan meteorologi India (IMD) menyebut siklon ini bergerak ke arah barat-barat laut sekitar 23 km/jam.

Sekretaris Utama BMKG Guswanto menegaskan sistem itu tidak memberikan dampak langsung pada kondisi cuaca dan gelombang laut di Indonesia. Hujan sedang hingga ekstrem yang mengguyur Aceh dan Sumatra Utara dalam tiga hari terakhir juga bukan akibat ARNAB. Penyebabnya adalah sirkulasi siklonik di Laut Andaman, Madden-Julian Oscillation (MJO), dan Gelombang Rossby Ekuatorial.

Mulai 27 Oktober, BMKG memantau potensi terbentuknya sirkulasi siklonik baru di sekitar Laut Andaman. Plt Deputi Bidang Meteorologi BMKG Andri Ramdhani menyebut peluang penguatannya dalam 24 jam masih rendah. Dalam dua hingga tiga hari ke depan, sistem itu berpotensi berkembang dan bergerak ke barat-barat laut, menjauhi Indonesia. Sirkulasi ini bisa membentuk zona konvergensi yang mendukung awan hujan, sehingga hujan sedang hingga lebat berpeluang terjadi di Sumatra bagian utara.

Masyarakat diimbau memantau peringatan dini lewat kanal resmi BMKG dan meningkatkan kewaspadaan terhadap banjir serta longsor, terutama di Aceh dan Sumatra Utara.

Advertisement
Editor : Aditya N. Rian
Sumber : Dari berbagai sumber

Artikel Terkait

Polri Gerebek 9 Sarang Narkoba di Sumut, 36 Orang Diamankan

Polri Gerebek 9 Sarang Narkoba di Sumut, 36 Orang Diamankan

Polri berhasil gerebek 9 sarang narkoba di Sumut ada 36 orang yang diamankan!

Misi Dagang Jatim–Aceh Catat Transaksi Rp1,218 Triliun, Ini Rinciannya

Misi Dagang Jatim–Aceh Catat Transaksi Rp1,218 Triliun, Ini Rinciannya

Misi Dagang Jatim–Aceh Catat Transaksi Rp1,218 Triliun, Ini Rinciannya

BMKG Sering Keluarkan Peringatan Dini, Apa Bedanya Waspada, Siaga, dan Awas? 

BMKG Sering Keluarkan Peringatan Dini, Apa Bedanya Waspada, Siaga, dan Awas? 

BMKG membagi peringatan dini cuaca ekstrem menjadi tiga tingkat, yakni Waspada, Siaga, dan Awas. Kenali perbedaan serta artinya.

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer