Lima Ruas Disiapkan untuk Jalan Tembus Sukorejo-Batu

BATU, RADAR BATU – Rencana jalan tembus Sukorejo-Batu sebelumnya diproyeksikan memiliki lima ruas dengan total panjang sekitar 38,4 kilometer.
Jalur alternatif tersebut dirancang menghubungkan wilayah Sukorejo, Kabupaten Pasuruan, dengan kawasan Kota Batu untuk mendistribusikan arus kendaraan dan mengurangi kepadatan di jalur utama.
Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Batu Alfi Nurhidayat menjelaskan, trase yang pernah dibahas terdiri atas Sukorejo-Taman Safari sepanjang 7,3 kilometer (km), Taman Safari-Kebun Teh 8,1 km, Kebun Teh-Singosari 5,7 km, Singosari-Batu Timur 7,6 km, serta Singosari-Batu Barat 9,7 km.
Baca Juga: Menjelang Malam Anugerah FFI 2026, Festival Film Indonesia Buka Volunteer untuk Umum
Sebagian trase direncanakan melintasi kawasan hutan produksi. Karena itu, pembahasan sebelumnya telah dikomunikasikan dengan Kementerian Kehutanan.
Secara prinsip, kementerian disebut memberikan lampu hijau dengan syarat pemanfaatan kawasan dan prosedur hukum dipenuhi.
Namun, rencana tersebut belum berlanjut ke pembahasan teknis berikutnya. Komunikasi proyek sempat tertunda setelah pemerintah pusat dan daerah mengalihkan perhatian pada penanganan bencana alam di sejumlah wilayah Sumatera.
Baca Juga: 4 Film dari Jepang akan Tayang di Bioskop Indonesia Bulan Ini, Ada yang Tayang Mulai Besok
Alfi menyebut, opsi jalur alternatif masih terbuka dan tidak harus mengikuti trase atas yang pernah direncanakan. Salah satu kemungkinan ialah jalur bawah yang menghubungkan Sukorejo, kawasan Taman Safari, hingga Giripurno.
“Jalur ini diyakini sangat efektif untuk memecah kebuntuan arus lalu lintas di ruas-ruas strategis seperti Karanglo hingga Karangploso,” bebernya.
Menurut Alfi, jalur alternatif diperlukan karena jaringan jalan daerah saat ini cenderung mengerucut ke satu jalur utama. Kondisi tersebut membuat arus kendaraan terkonsentrasi di sejumlah titik dan memicu kemacetan.
Baca Juga: 2 Minggu Lagi! Game GTA 6 Bisa Dimainkan Mulai November Ini, Berikut Detail yang Perlu Diketahui
“Semua terpusat ke tengah, sehingga itu yang bikin macet,” ungkapnya. Meski sejumlah opsi trase telah disampaikan, kepastian rute masih membutuhkan pembahasan bersama pemerintah daerah yang wilayahnya dilintasi.
