BATU, RADAR BATU - Kota Batu tidak hanya menarik dikunjungi saat siang hari, tetapi juga punya pesona berbeda ketika malam tiba. Udara dingin khas pegunungan berpadu dengan gemerlap lampu kota membuat suasana malam di Batu terasa lebih tenang dan romantis. Tidak heran jika wisata citylight menjadi salah satu aktivitas favorit wisatawan, terutama anak muda yang ingin nongkrong santai sambil menikmati pemandangan dari ketinggian.
Menariknya lagi, sebagian besar spot citylight di Kota Batu bisa dinikmati dengan budget yang cukup terjangkau. Mulai dari tempat nongkrong sederhana hingga wisata paralayang dengan panorama malam yang memukau, semuanya menawarkan pengalaman berbeda yang sayang dilewatkan saat berkunjung ke Kota Batu.
Baca Juga: Glamping di Kota Batu Jadi Pilihan Favorit untuk Healing dan Staycation
Payung Kota Wisata Batu
Payung menjadi salah satu spot citylight favorit di Batu karena menawarkan pemandangan kota dari ketinggian tanpa perlu mengeluarkan banyak biaya. Berlokasi di Jalan Brigjen Moh. Manan, Songgokerto, tempat ini identik dengan deretan kafe dan warung yang menghadap langsung ke panorama Kota Batu dan Malang.
Aktivitas favorit pengunjung biasanya nongkrong santai sambil menikmati udara dingin, berburu foto senja, hingga menikmati citylight saat malam hari. Suasana yang tenang membuat tempat ini cocok dikunjungi bersama teman, pasangan, maupun keluarga. Pengunjung umumnya hanya perlu membayar parkir atau membeli makanan dan minuman di sekitar area.
Baca Juga: Menikmati Sate dan Gule di Tengah Suasana Alam Pujon
Bukit Bintang
Bukit Bintang Batu menjadi salah satu destinasi wisata malam murah meriah yang cukup populer di kalangan wisatawan. Tempat ini terkenal sebagai spot terbaik untuk menikmati gemerlap lampu Kota Batu yang terlihat seperti hamparan bintang dari kejauhan.
Suasana yang tenang dengan udara pegunungan yang sejuk membuat Bukit Bintang cocok dijadikan tempat healing maupun quality time bersama orang terdekat. Selain menikmati pemandangan, pengunjung juga bisa duduk santai di area sekitar sambil menikmati makanan dan minuman dari warung yang tersedia.
Tidak ada tiket masuk khusus untuk menikmati tempat ini. Pengunjung hanya perlu membayar biaya parkir sekitar Rp.5.000 untuk motor dan Rp.10.000 untuk mobil. Waktu terbaik berkunjung biasanya menjelang sunset hingga malam hari saat citylight mulai terlihat jelas.
Baca Juga: Olahan Ayam Tak Pernah Salah, Ini Rekomendasi Kuliner Ayam Favorit yang Patut Dicoba di Kota Batu
Paralayang Gunung Banyak
Kalau ingin menikmati citylight dengan pengalaman yang lebih seru, Paralayang Gunung Banyak wajib masuk daftar kunjungan. Berada di ketinggian sekitar 1.326 mdpl, tempat ini menawarkan panorama Kota Batu dan Malang yang terlihat sangat indah saat malam hari.
Selain menikmati pemandangan, pengunjung juga bisa mencoba paralayang tandem bersama instruktur profesional. Sensasi melayang di udara sambil melihat gemerlap lampu kota menjadi pengalaman yang sulit dilupakan. Paket terbang paralayang dibanderol mulai Rp.400.000 hingga Rp.800.000 per orang dan biasanya sudah termasuk perlengkapan keselamatan serta asuransi.
Bagi yang tidak ingin mencoba paralayang, kawasan ini tetap menarik untuk dikunjungi karena memiliki banyak spot wisata lain seperti Omah Kayu dan Taman Langit yang penuh spot foto instagramable. Tersedia juga warung dan kafe sederhana yang cocok untuk nongkrong sambil menikmati jagung bakar dan udara dingin pegunungan.
Untuk tiket masuk kawasan, pengunjung dikenakan biaya sekitar Rp.10.000–Rp.20.000 tergantung hari kunjungan, dengan tambahan biaya parkir sekitar Rp.5.000 untuk motor dan Rp.20.000 untuk mobil.
Editor : Aditya Novrian