BATU, RADAR BATU - Kawasan Cangar masih menjadi salah satu tujuan favorit wisatawan saat libur panjang, terutama bagi pengunjung yang ingin menikmati suasana pegunungan dengan udara dingin khas dataran tinggi. Di tengah cuaca sejuk kawasan Batu dan sekitarnya, pemandian air panas alami Cangar menjadi tempat yang ramai didatangi wisatawan untuk berendam dan beristirahat sejenak dari aktivitas perkotaan.
Baca Juga: Cuaca Dingin di Batu, Pemandian Air Panas Songgoriti Bisa Jadi Pilihan Healing
Berada di kawasan dataran tinggi, suasana di sekitar pemandian masih dipenuhi pepohonan rindang dan udara segar pegunungan. Sumber air panas di kawasan ini berasal dari aktivitas vulkanik Gunung Welirang yang mengalir langsung ke kolam pemandian. Sensasi berendam di air hangat dengan udara dingin pegunungan menjadi alasan banyak wisatawan kembali berkunjung saat musim liburan.
Saat long weekend, kawasan Cangar biasanya mulai ramai sejak pagi hari. Banyak pengunjung datang bersama keluarga maupun rombongan setelah berwisata ke daerah Pujon atau Coban Talun. Selain kolam umum, kini tersedia pula layanan berendam yang lebih privat bagi pengunjung yang ingin menikmati suasana lebih tenang. Untuk masuk ke kawasan pemandian, pengunjung dikenakan harga tiket sekitar Rp20 ribu per orang.
Baca Juga: Cari yang Hangat-Hangat? Ini Rekomendasi Kuliner Berkuah Favorit di Kota Batu
Tidak sedikit wisatawan memanfaatkan kawasan ini sebagai tempat singgah sebelum melanjutkan perjalanan ke jalur Pacet maupun Mojokerto. Meski telah lama dikenal sebagai wisata pemandian air panas, Cangar masih mempertahankan suasana alami yang menjadi daya tarik utamanya hingga sekarang.
Editor : Aditya Novrian