BATU, RADAR BATU – Tren menginap di kawasan wisata mulai mengalami pergeseran. Jika sebelumnya hotel menjadi pilihan utama, kini sebagian wisatawan mulai beralih ke pengalaman menginap yang lebih dekat dengan alam. Salah satu yang mencerminkan perubahan tersebut adalah Taman Pinus Campervan Park di Kota Batu.
Baca Juga: Bosan Sate Biasa? Ini Sate Unik di Batu dengan Penyajian Istimewa
Berada di kawasan Oro-Oro Ombo, lokasi ini menghadirkan konsep penginapan luar ruang di tengah hutan pinus. Pengunjung dapat bermalam menggunakan tenda maupun kendaraan campervan, tanpa sepenuhnya meninggalkan kenyamanan dasar seperti fasilitas listrik, air bersih, dan area yang tertata.
Keberadaan area khusus campervan juga menunjukkan perubahan kebutuhan wisatawan yang tidak lagi hanya mencari tempat singgah, tetapi pengalaman tinggal yang lebih fleksibel. Aktivitas seperti berkumpul di sekitar api unggun, berjalan di antara pepohonan pinus, hingga menikmati suasana malam terbuka menjadi bagian dari pengalaman yang ditawarkan.
Meski berada di alam terbuka, fasilitas yang tersedia cukup menunjang, mulai dari area camping yang luas hingga fasilitas pendukung seperti kamar mandi dan ruang berkumpul. Hal ini membuat aktivitas berkemah tidak lagi identik dengan kondisi terbatas, tetapi lebih ke arah rekreasi yang terencana.
Baca Juga: Budaya Memberi Hadiah Saat Sidang, Bentuk Apresiasi atau Justru Membebani?
Fenomena ini menunjukkan bahwa wisata di Kota Batu tidak hanya berkembang dari sisi destinasi, tetapi juga cara menikmatinya. Taman Pinus Campervan Park menjadi salah satu contoh bagaimana pengalaman menginap kini bergeser, dari ruang tertutup menuju ruang terbuka yang lebih dekat dengan alam.
Editor : Aditya Novrian