BATU, RADAR BATU - Dibukanya kembali jalur pendakian Gunung Buthak-Panderman setelah tutup selama 40 hari membawa angin segar bagi aktivitas lokal. Layanan jasa ojek yang ditawarkan oleh masyarakat sekitar kembali beroperasi lagi pada Minggu (29/3).
Penutupan jalur pendakian Gunung Buthak-Panderman memang sudah menjadi rutinitas selama Ramadan, meski cuaca dan keamanan gunung dinyatakan mendukung.
Pangkalan ojek lokal di sana hadir sebagai sarana mempermudah bagi para pendaki. Ada beberapa dari mereka yang memilih untuk berjalan kaki ketimbang menaiki ojek.
Terdapat sekitar 80 orang penawar jasa ojek di bawah dan sekitar 85 tukang ojek di basecamp. Harga yang dipatok juga tidak mahal, setiap sekali antar hanya Rp20 ribu.
Pada hari pertama pembukaan kembali jalur pendakian Gunung Buthak-Panderman dipadati sekitar 600 orang. Meski tak semuanya menggunakan sarana ojek, omset tukang ojek lokal meningkat.
Ifan, salah seorang tukang ojek mengatakan dalam sehari, setiap orang setidaknya mengantongi paling sedikit Rp300 ribu, dan ada pula yang mendapatkan lebih. Hal tersebut sangat bergantung pada jam terbang, semakin awal mangkal maka pendapatan juga akan meningkat.
"Kemarin waktu pembukaan paling sedikit 300 ribu, tapi setiap orang yang beda-beda tergantung seberapa seringnya mangkal," ujar Ifan, salah seorang tukang ojek di sana.
Editor : Fajar Andre Setiawan