Nasional Kota Batu Hari Ini Wisata & Kuliner Kriminal-Kasuistika Ekonomi & Bisnis Pendidikan Opini

Menjelajahi Rasa Unik di Tiga Warung Favorit Kota Batu

Aditya Novrian • Kamis, 26 Juni 2025 | 21:40 WIB
Ilustrasi Pecinta Kuliner (sumber foto: freepik)
Ilustrasi Pecinta Kuliner (sumber foto: freepik)

Kota Batu bukan hanya tentang udara sejuk dan panorama alam yang menenangkan. Di sela gemerlap kafe kekinian, masih ada ruang bagi tempat makan yang membawa cerita dan rasa berbeda.

Bukan yang glamor, bukan pula yang viral di media sosial, tapi tempat-tempat yang menyajikan pengalaman makan dengan identitas kuat—baik dari cita rasa, suasana, hingga filosofi memasaknya. Tiga tempat berikut ini adalah buktinya.

Rekomendasi pertama adalah Geolane Teras Kuliner, berlokasi di Jl. Panglima Sudirman No.104, Pesanggrahan, Kota Batu. Tempat ini menawarkan pengalaman makan dengan konsep visual yang memikat—ala Santorini dengan dominasi warna putih dan biru, serta desain terbuka yang menghadap langsung ke taman hijau.

Geolane cocok untuk keluarga atau pasangan yang ingin menikmati sajian grill dan shabu-shabu dalam suasana elegan namun santai.

Baca Juga: Dari Nasi Kebuli hingga Kebab, Ini Deretan Hidangan Timur Tengah yang Digemari di Indonesia

Lebih dari sekadar tempat makan, Geolane adalah spot bersantai yang menyatu dengan alam dan estetika visual.

Selanjutnya, Warung Mundu Batu di Jl. Sajid No.3, Pesanggrahan, Bumiaji. Tempat ini tak banyak bicara soal penampilan, tapi mereka punya kekuatan pada rasa.

Warung ini terkenal karena menu tongseng sapi dan “sate gajah”—istilah untuk sate berukuran besar dengan cita rasa bumbu rempah yang dalam.

Lokasinya agak tersembunyi di jalur perkampungan, namun justru itu yang menjadi daya tariknya: suasana desa yang ramah, masakan rumahan, dan harga bersahabat. Cocok untuk pencinta kuliner yang mencari autentisitas dan porsi puas.

Baca Juga: Kulineran Seru di Atas Air! Intip Lezatnya Hidangan di Pasar Apung Batu yang Paling Banyak di Buru

Yang terakhir, Warung Luweng Pedes di Jl. Bukit Berbunga No.207, Sidomulyo, Batu. Warung ini mempertahankan cara memasak tradisional menggunakan tungku kayu bakar sejak 1973. Di sinilah kekuatan rasa terbentuk.

Masakan seperti ayam pedas, menthok, atau bebek rica-rica disajikan dengan sambal ndeso yang khas. Suasananya asri dan klasik, memberikan pengalaman makan seperti pulang ke kampung halaman.

Ketiga tempat ini membuktikan bahwa kuliner Batu bukan sekadar soal makanan, tapi juga tentang suasana dan cerita di baliknya.

Bagi yang ingin mencicipi kuliner Kota Batu dari sisi yang lebih jujur dan mendalam, tempat-tempat ini layak masuk daftar kunjungan. Karena dalam setiap sajian, ada rasa yang lahir dari ketulusan, tradisi, dan cinta pada rasa yang tak dibuat-buat. (afh)

Editor : Aditya Novrian
#rekomendasi #rasa #kota batu #kuliner #jelajah