KOTA BATU — Kehadiran Agrowisata Durian Fantasi (Dufan) membikin pariwisata di Kota Batu semakin tidak membosankan. Karena konsep wisata agro bertema buah durian ini benar-benar membuat banyak wisatawan penasaran. Terletak di kawasan lereng pegunungan yang sejuk, tempat ini menawarkan pengalaman berbeda bagi para pencinta buah durian sekaligus menjadi wisata alternatif yang edukatif dan menyenangkan.
Tak heran, meski baru dibuka akhir tahun 2024 lalu, nama Agrowisata Dufan ini sudah terkenal di mana-mana. Dan setiap selalu selalu ramai pengunjung, jumlahnya semakin banyak saat akhir pekan dan hari libur nasional.
Konseptor Dufan, Sujono Djonet mengatakan Agrowisata Durian Fantasi tidak hanya menyuguhkan kenikmatan mencicipi berbagai varietas durian, namun juga menyajikan konsep wisata berbasis edukasi pertanian. Pengunjung diajak untuk mengenal lebih dalam tentang budi daya durian, mulai dari proses penanaman, perawatan, hingga panen.
Hal ini tentu menarik bagi keluarga, pelajar, maupun wisatawan yang ingin belajar sambil berlibur. “Konsep kami adalah penggabungan wisata edukasi agro dan kuliner. Kami ingin mengenalkan berbagai komoditas agro yang dimiliki Kota Batu, termasuk buah durian ini,” ujar Konseptor Dufan, Sujono Djonet.
Selain mencicipi buah durian segar langsung dari kebun, pengunjung juga dapat menikmati berbagai olahan durian seperti es durian, pancake durian, hingga keripik durian. Tak ketinggalan, suasana alam yang asri dan udara segar khas pegunungan menjadi daya tarik utama yang menambah kenyamanan para pengunjung.
Lokasinya yang strategis, hanya sekitar 20 menit dari pusat kota Batu, menjadikan Agrowisata Durian Fantasi mudah diakses oleh wisatawan lokal maupun luar kota. Tempat ini juga telah dilengkapi dengan fasilitas penunjang seperti area parkir yang luas, gazebo, area bermain anak, dan spot foto Instagramable.
Dengan hadirnya Agrowisata Durian Fantasi, diharapkan dapat menambah ragam destinasi wisata di Kota Batu serta mendukung pengembangan sektor pertanian dan pariwisata secara berkelanjutan. ”Kami ingin ke depan tidak hanya agrowisata durian, tetapi juga muncul agrowisata yang lain dengan kemasan yang berbeda-beda, supaya wisatawan tidak pernah bosan datang ke Batu,” ujarnya.(zal/lid)
Editor : Kholid Amrullah