Nasional Kota Batu Hari Ini Wisata & Kuliner Kriminal-Kasuistika Ekonomi & Bisnis Pendidikan Opini

Hati-hati Macet! Puncak Kunjungan Wisata Kota Batu Diprediksi 2 April 2025

A. Nugroho • Jumat, 21 Maret 2025 | 21:40 WIB

Ilustrasi kepadatan lalu lintas saat liburan lebaran (freepik.com).
Ilustrasi kepadatan lalu lintas saat liburan lebaran (freepik.com).

RADAR BATU - Kota Batu kembali bersiap menyambut gelombang wisatawan yang diprediksi memadati kota ini selama libur panjang Idul Fitri 1446 H. Dengan statusnya sebagai Kota Wisata, lonjakan pengunjung di Kota Batu sudah menjadi fenomena tahunan, terutama saat libur lebaran. Untuk memastikan kenyamanan dan keamanan wisatawan, jajaran Polres Batu bersama petugas gabungan telah menyiapkan berbagai langkah antisipatif.

Sebagai bagian dari persiapan tersebut, Polres Batu menggelar Apel Gelar Pasukan Operasi Ketupat Semeru 2025 pada Kamis (20/3/2025) di Jalan Gajah Mada, Alun-alun Kota Batu. Operasi ini bertujuan untuk mengamankan perayaan Idul Fitri 1446 H di wilayah hukum Polres Batu.

Baca Juga: Dishub Kota Batu Petakan Lima Titik Rawan Macet saat Mudik

Kasat Lantas Polres Batu, AKP Kevin Ibrahim, memprediksi puncak kunjungan wisatawan akan terjadi pada H+2 Lebaran, yakni tanggal 2 April 2025. “Diprediksi pada tanggal 2 sampai 7 April menjadi puncak masyarakat yang akan berwisata ke Kota Batu. Kemudian untuk jenis kendaraan akan didominasi kendaraan pribadi roda empat daripada bus,” tutur Kevin.

Terkait pengaturan arus lalu lintas selama Operasi Ketupat Semeru 2025, Kevin menjelaskan bahwa skema yang diterapkan tidak jauh berbeda dengan Operasi Lilin pada perayaan tahun baru sebelumnya. Skema tersebut dinilai cukup efektif dalam mengurai kepadatan arus lalu lintas di Kota Batu.

Baca Juga: Oleh-Oleh Khas Kota Batu yang Wajib Dibeli Saat Mudik Lebaran

“Untuk rekayasa lalin ketika terpantau ada kepadatan seperti di perempatan Arhanud, Pesanggrahan, pertigaan TMP akan dilakukan pola-pola manajemen lalu lintas seperti salah satunya pengalihan arus sementara, sehingga tidak sampai kendaraan menumpuk panjang,” jelasnya.

Selain itu, dua skema rekayasa lalu lintas telah disiapkan untuk mengatasi lonjakan volume kendaraan, yaitu sistem pasang surut dan one way. Sistem pasang surut akan diterapkan di jalur pertigaan Pendem hingga simpang tiga Jalan Dewi Sartika dengan pola tiga jalur naik dan satu jalur turun.

Baca Juga: Pendaftaran Mudik Gratis di Kota Batu Diperpanjang

Jika sistem pasang surut masih belum mampu mengurai kepadatan, maka sistem one way atau satu arah akan diberlakukan dari arah Pendem menuju Jalan Dewi Sartika. Kendaraan yang akan melewati pertigaan Pendem akan dialihkan melalui Jalan Ir. Soekarno.

Bagi kendaraan yang datang dari Kota Batu menuju Surabaya akan diarahkan melalui Jalan Wukir di samping Batu Town Square (Batos). Sementara pengendara yang menuju Malang akan dialihkan melalui Jalan Oro-Oro Ombo.

Baca Juga: Liburan Hemat & Nyaman: Tips Jitu Pilih Penginapan untuk Lebaran 2025

Selain itu, untuk mengurangi kemacetan, kendaraan besar seperti truk dilarang beroperasi mulai 24 Maret hingga 8 April 2025, sesuai dengan Surat Keputusan Bersama (SKB). “Kecuali truk yang membawa sembako dan kebutuhan pokok tetap diperbolehkan beroperasi,” imbuh Kevin.

Sementara itu, Waka Polres Batu, Kompol Danang Yudanto, menegaskan bahwa Operasi Ketupat Semeru 2025 bertujuan untuk memastikan keamanan dan kenyamanan masyarakat selama musim liburan. “Baik masyarakat yang melaksanakan perjalanan mudik, ibadah keagamaan, maupun berlibur,” tuturnya.

Sebanyak 869 personel gabungan diterjunkan dalam operasi ini, terdiri dari 225 personel Polri, 28 anggota Kodim 0818, 42 personel Satpol PP, 28 personel Dishub, 12 tenaga kesehatan, serta 28 personel dari Pramuka, Banser, dan Pemuda Pancasila.

Setelah Operasi Ketupat Semeru 2025 berakhir pada 8 April, Polres Batu akan melanjutkan pengamanan dengan Kegiatan Rutin yang Ditingkatkan (KRYD) hingga 20 April 2025. Langkah ini diambil untuk mengantisipasi lonjakan wisatawan yang masih tinggi selama libur sekolah. “Operasi diperpanjang dengan KRYD, sebab kunjungan wisatawan masih tinggi saat libur sekolah,” pungkasnya. (my)

Editor : A. Nugroho
#liburan lebaran #lebaran 2025 #Ramadan 2025 #wisata kota batu #mudik lebaran #macet lebaran