KOTA BATU - Kopi Baturono terletak di pusat Kota Batu, tepatnya di jalan Argopuro No.1B, Batu, Malang, Jawa Timur.
Lokasinya mudah diakses, dekat dengan jalan utama, dan dapat ditemukan dengan mudah melalui Google Maps.
Meskipun sedikit masuk ke dalam gang, tempat ini tetap nyaman karena jauh dari kemacetan dan kepadatan lalu lintas. Selama Ramadan Kopi Baturono buka dari pukul 10.00-22.00 WIB.
Bangunan Kopi Baturono mengusung konsep tradisional khas Jawa.
Dari kejauhan, pengunjung sudah bisa melihat bagunan joglo dengan warna coklat kemerahan, dinding batu bata asli tanpa cat, serta gapura yang menyambut di pintu masuk.
Baca Juga: Sego Empok Bu Wakini, Kuliner Jadul yang Masih Jadi Primadona di Batu
Di dalamnya, terdapat berbagai ornamen khas tempo dulu seperti sepeda ontel, gerobak sapi, alat penumbuk padi, lampu petromak, dan perabotan kayu klasik yang semakin memperkuat suasana tradisional.
Resto ini memiliki area parkir yang luas dengan memisahkan antara kendaraan roda dua dan roda empat.
Ruang makan juga didesain dengan beragam pilihan tempat duduk, mulai dari meja dan kursi kayu gebyok, gazebo klasik, hingga area tengah yang luas dan nyaman bagi anak-anak.
Selain itu, tersedia jalur khusus bagi pengguna kursi roda dan stroller, sehingga memudahkan pengunjung yang membawa anak kecil atau memiliki kebutuhan khusus.
Baca Juga: Bukber Estetik dengan Pemandangan Asri di Nube Dine and Brew Batu
Sistem layanan di Kopi Baturono menerapkan konsep self-service.
Pengunjung bebas memilih tempat duduk dan secara bergantian menuju area prasmanan untuk memilih menu favorit.
Makanan disajikan dalam wajan klasik dengan anglo, sedangkan peralatan makan seperti piring dan gelas didesain dalam gaya tempo dulu.
Namun, lauk pauk dan minuman akan diambilkan oleh pelayan yang mengenakan seragam lurik khas Jawa.
Baca Juga: Rasakan Hangatnya Kopi dan Kenangan di Embun Pagi Kafe Kota Batu
Harga makanan di sini juga cukup terjangkau, dengan menu mulai dari Rp2.000.
Bahkan, bagi mahasiswa yang ingin makan hemat, cukup membawa Rp20.000 sudah bisa menikmati hidangan tradisional dengan cita rasa khas makanan Jawa yang melekat
Editor : A. Nugroho