BATU - Kota Batu semakin memperkaya destinasi kuliner Ramadan dengan kehadiran Omah Madhang Saridjoyo, restoran yang menyajikan hidangan khas Jawa tempo doeloe. Terletak di Jalan Terusan Metro, Desa Sumberejo, tempat ini menghadirkan pengalaman berbuka puasa yang unik dengan nuansa klasik dan cita rasa tradisional yang menggugah selera.
Sejak diresmikan oleh Kepala Dinas Pariwisata Kota Batu, Arief As Sidiq, Omah Madhang Saridjoyo terus menarik perhatian wisatawan dan pencinta kuliner. Mengusung konsep tradisional, restoran ini tidak hanya menyajikan makanan khas Jawa, tetapi juga menghadirkan suasana otentik yang membawa pengunjung kembali ke masa lalu.
Baca Juga: 3 Restoran All You Can Eat di Kota Batu untuk Buka Bersama dengan Pemandangan Menakjubkan!
Bulan Ramadan 2025 menjadi momen spesial bagi Omah Madhang Saridjoyo untuk semakin memperkenalkan menu khasnya sebagai pilihan berbuka puasa. Berbagai hidangan tradisional seperti ayam bacem, ayam kalasan, dadar jagung, dan dadar endog menjadi favorit pengunjung. Selain itu, pilihan minuman khas seperti wedhang uwuh, wedhang jahe, teh susu Saridjoyo, dan teh apel turut melengkapi pengalaman berbuka yang autentik dan menenangkan.
Menurut Indra Budi Wijaya, pemilik Omah Madhang Saridjoyo, konsep jadul yang diusung restoran ini terinspirasi dari kampung halamannya di Pacitan, yang masih kental dengan budaya Jawa. Nama "Saridjoyo" sendiri diambil dari nama istrinya, dengan makna keberlanjutan dan keberkahan. "Kami ingin menghadirkan tempat yang tidak hanya menyajikan makanan lezat, tetapi juga melestarikan budaya Jawa dan mengenalkan kuliner tradisional kepada generasi muda," ungkap Indra.
Baca Juga: Cek Rekomendasi Tempat Makan yang Dekat dengan Gunung Panderman Berikut Ini
Di bulan Ramadan ini, Omah Madhang Saridjoyo juga menjadi alternatif destinasi bagi wisatawan yang ingin merasakan suasana berbuka puasa dengan konsep yang berbeda. Dengan pemandangan alam Kota Batu yang menawan serta desain interior yang klasik, tempat ini menghadirkan pengalaman berbuka yang tidak hanya mengenyangkan tetapi juga memberikan kedamaian dan nostalgia.
Arief As Sidiq berharap Omah Madhang Saridjoyo dapat menjadi daya tarik wisata kuliner yang semakin memajukan sektor ekonomi kreatif di Kota Batu. "Konsep yang ditawarkan sangat menarik dan mampu mendukung pengembangan desa wisata berbasis kearifan lokal. Ini bisa menjadi magnet baru bagi wisatawan, terutama saat Ramadan seperti sekarang," ujarnya.
Baca Juga: Bisnis Kafe dan Restoran Tumbuh 76,9 Persen di Kota Batu
Dengan harga menu yang terjangkau, mulai dari Rp 5 ribu hingga Rp 50 ribu, Omah Madhang Saridjoyo menawarkan pilihan berbuka puasa yang nikmat dan ramah di kantong. Restoran ini buka setiap hari dari pukul 07.00 WIB hingga 22.00 WIB, siap menyambut pengunjung yang ingin merasakan kelezatan kuliner tempo doeloe dalam suasana Ramadan yang penuh berkah. (my)
Editor : A. Nugroho