Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Pelajar Mulai Memanfaatkan Konten Edukasi Digital sebagai Alternatif Belajar di Luar Kelas

C
Penulis: Choirun Nisa❯
Pemanfaatan platform digital sebagai e-learning di era saat ini (Sumber: S1 Pendidikan Guru Sekolah Dasar UNESA)
Pemanfaatan platform digital sebagai e-learning di era saat ini (Sumber: S1 Pendidikan Guru Sekolah Dasar UNESA)

Advertisement

BATU, RADAR BATU – Konten edukasi digital mulai banyak dimanfaatkan pelajar sebagai alternatif belajar di luar ruang kelas. Berbagai platform media sosial seperti YouTube dan Instagram kini tidak hanya digunakan untuk hiburan, tetapi juga menjadi sarana memperoleh materi pelajaran secara lebih fleksibel dan interaktif.

Perkembangan teknologi digital dinilai mendorong perubahan pola belajar siswa dari metode konvensional menuju electronic learning atau e-learning. Melalui perangkat digital, pelajar dapat mengakses materi pembelajaran kapan saja dan di mana saja.

Media Sosial Dinilai Membuat Belajar Lebih Fleksibel dan Interaktif
Dilansir dari laman Balai Teknologi Komunikasi Pendidikan (BTKP) DIY, digitalisasi membawa perubahan besar dalam penggunaan media pembelajaran. Media sosial kini mulai dimanfaatkan sebagai sarana belajar berbasis e-learning yang dinilai lebih kreatif, inovatif, serta efisien.

YouTube menjadi salah satu platform yang paling sering digunakan untuk belajar karena menyediakan video pembelajaran dengan penjelasan visual dan audio yang mudah dipahami siswa. Selain itu, Instagram juga mulai dimanfaatkan melalui konten singkat seperti reels, infografis, maupun penjelasan materi dalam bentuk visual interaktif.

Kemudahan akses melalui telepon genggam membuat pelajar dapat mempelajari materi tanpa terbatas ruang dan waktu. Sistem mobile learning ini dinilai membantu siswa belajar lebih mandiri sekaligus menyesuaikan ritme belajar sesuai kebutuhan masing-masing.

Advertisement

BTKP DIY menyebut penggunaan media sosial dalam pembelajaran juga dapat meningkatkan minat belajar siswa karena materi dikemas lebih menarik dan dekat dengan kebiasaan digital generasi muda.

Konten Kreatif Dinilai Mempermudah Pemahaman Materi
Konten edukasi digital dinilai efektif apabila disusun sesuai kebutuhan peserta didik dan tujuan pembelajaran. Video pembelajaran dengan durasi singkat, visual atraktif, serta bahasa sederhana disebut lebih mudah menarik perhatian siswa.

Selain itu, konsep learning object seperti gambar, grafik, animasi, audio, maupun video tutorial dinilai mampu membantu siswa memahami materi secara lebih praktis. Penggunaan media digital juga mendukung pembelajaran aktif berbasis diskusi, pemecahan masalah, hingga kolaborasi.

Meski demikian, pembuatan konten edukasi dinilai tetap memerlukan strategi yang tepat agar tidak sekadar menarik secara visual, tetapi juga mampu menyampaikan materi secara efektif.

Tenaga pendidik didorong menyesuaikan materi dengan karakteristik siswa serta memilih platform yang sesuai dengan kebutuhan pembelajaran. Proses penyusunan konten juga perlu mempertimbangkan tujuan belajar, desain visual, hingga evaluasi pemahaman siswa setelah materi diberikan.

Advertisement

Artikel Terkait

Tak Selalu Serius, Niky Putra Buktikan Konten Random dan Awkward Jadi Selera Baru Para Gen Z

Tak Selalu Serius, Niky Putra Buktikan Konten Random dan Awkward Jadi Selera Baru Para Gen Z

Konten random dan awkward ala Niky Putra viral karena terasa relate, natural, dan lebih menghibur bagi anak muda Gen Z.

Fenomena “Brain Rot” akibat Konten Cepat Mulai Dikhawatirkan Memengaruhi Konsentrasi Siswa

Fenomena “Brain Rot” akibat Konten Cepat Mulai Dikhawatirkan Memengaruhi Konsentrasi Siswa

Kebiasaan menonton video pendek dan konten cepat di media sosial mulai memunculkan kekhawatiran baru di kalangan pendidik maupun psikolog.

Konten Podcast Dapat Dimanfaatkan Pelajar untuk Menambah Pengetahuan di Luar Sekolah

Konten Podcast Dapat Dimanfaatkan Pelajar untuk Menambah Pengetahuan di Luar Sekolah

Podcast kini semakin diminati oleh kalangan pelajar dan mahasiswa sebagai media belajar alternatif di luar sekolah.

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer