Nasional Kota Batu Hari Ini Wisata & Kuliner Kriminal-Kasuistika Ekonomi & Bisnis Pendidikan Opini

Aesthetic! Tiga Rekomendasi Hotel Peninggalan Belanda di Malang, Bisa untuk Ide Staycation

Yudistira Satya Wira Wicaksana • Jumat, 19 Juli 2024 | 20:21 WIB

Kota Malang memang sedang ramai dikunjungi oleh para wisatawan. Hal itu dikarenakan kota ini memiliki segudang objek wisata yang tentunya indah dan unik. Ditambah lagi selalu ada objek wisata baru yang mengundang wisatawan untuk berlibur ke Malang. Selain itu Malang juga dikenal sebagai kota dengan banyaknya peninggalan Belanda yang masih terjaga sampai sekarang. Salah satunya adalah hotel, ada beberapa hotel peninggalan Belanda yang masih eksis sampai sekarang. Berikut tiga rekomendasi hotel aesthetic peninggalan Belanda di Malang:

Tampak depan Hotel Tugu Malang.
Tampak depan Hotel Tugu Malang.
  1. Hotel Tugu

Hotel ini merupakan hotel Bintang 5 yang terletak di tengah Kota Malang. Yaitu di Jalan Tugu Nomor 3, Malang, Jawa Timur. Lokasinya dekat dengan Balai Kota Malang. Hotel Tugu dibangun pada tahun 1915. Dulunya hotel ini sering digunakan sebagai tempat menginap presiden dan tokoh-tokoh politik. Hotel Tugu memadukan konsep dan arsitektur Belanda dengan koleksi antik masa lalu. Memiliki delapan tipe kamar. Ada Aspara Residence, Raden Saleh Suite, Babah Suite, The Zamrud of East Java Suite, Devata Suite, Honey Moonlight Suite, Executive Suite, dan Superior Deluxe. Setiap tipe kamar memiliki harga dan konsep yang berbeda. Namun pastinya dari semua tipe kamar dilengkapi dengan AC, TV kabel, akses WiFi, sandal, dan mini bar. Selain itu Hotel Tugu juga memiliki restoran di dalamnya. Salah satunya adalah Melati Restaurant yang memiliki konsep Malang Tempo Doeloe. Hidangan yang dijual ada dari makanan khas Indonesia dan Belanda.

Tampak depan Hotel Pelangi Malang.
Tampak depan Hotel Pelangi Malang.
  1. Hotel Pelangi

Hotel Pelangi merupakan hotel bintang empat tertua di Malang yang masih terjaga dengan baik sampai sekarang. Hotel ini dibangun pada tahun 1860 dengan nama Hotel Lapidoth. Dan pada tahun 1964 baru diubah menjadi Hotel Pelangi. Berlokasi di Jalan Merdeka Selatan Nomor 3, Malang, Jawa Timur. Dekat dengan Alun-Alun Kota Malang. Bangunannya masih kental dengan arsitektur khas Belanda didominasi warna putih. Hotel ini memiliki empat tipe kamar yaitu standard room, superior room, executive deluxe room, dan suite room. Memasuki area hotel ini pengujung akan disuguhkan dengan foto-foto Kota Malang zaman dahulu. Ada juga sejarah dari Hotel Pelangi yang bisa dibaca oleh pengunjung. Saat ini tepat di depan Hotel Pelangi dibangun café dengan nama Lapidoth dengan konsep heritage. Tiap sudutnya sangat aesthetic, cocok untuk spot foto yang instagramable.

Tampak depan The Shalimar Boutique Hotel.
Tampak depan The Shalimar Boutique Hotel.
  1. The Shalimar Boutique Hotel

The Shalimar Boutique Hotel berada di Jalan Cerme Nomor 16, Malang, Jawa Timur. Hotel ini dibangun pada tahun 1930. Sama seperti arsitektur khas Belanda pada umumnya, bangunannya didominasi dengan warna putih yang elegan dan tidak banyak diubah karena sudah menjadi cagar budaya. The Shalimar Boutique Hotel menjadi sangat iconic karena memiliki taman yang disebut dengan Taman Gramophone. Di tengah taman terdapat replica gramophone raksasa ditambah dengan bunga-bunga cantik yang menghiasi taman tersebut. Hotel ini memiliki enam tipe kamar yaitu deluxe room, premium room, executive balcony, executive wheel chairs access, royal suites, dan presidential suite.

Itulah tiga rekomendasi hotel aesthetic peninggalan Belanda. Selamat mencoba! (Claresta Ramadhani)

Editor : Yudistira Satya Wira Wicaksana
#rekomendasi hotel #malang #peninggalan belanda #staycation #aesthetic