Nasional Kota Batu Hari Ini Wisata & Kuliner Kriminal-Kasuistika Ekonomi & Bisnis Pendidikan Opini

Pedagang Simpang Patih, Kota Batu Disiapkan Tiga Opsi Relokasi

Rori Dinanda Bestari • Kamis, 25 Juni 2026 | 16:00 WIB
DIBONGKAR TOTAL: Sejumlah lapak di kawasan Simpang Patih mulai dibongkar, beberapa waktu lalu. Pemkot Batu menyiapkan tiga opsi relokasi bagi pedagang terdampak penataan kawasan tersebut.
DIBONGKAR TOTAL: Sejumlah lapak di kawasan Simpang Patih mulai dibongkar, beberapa waktu lalu. Pemkot Batu menyiapkan tiga opsi relokasi bagi pedagang terdampak penataan kawasan tersebut.

 BATU, RADAR BATU - Nasib puluhan pedagang terdampak penataan kawasan Simpang Patih akhirnya menemui titik terang. Pemkot Batu telah menggelar audiensi dengan pelaku usaha yang tergabung dalam Paguyuban Indragiri pada 22 Juni lalu. Hasilnya, pemerintah menyodorkan tiga opsi lokasi relokasi strategis.

Ketua Paguyuban Indragiri Samuel Wajib menyebut, ketiga alternatif lokasi tersebut tidak jauh dari area terdampak. Pertama di kawasan Bukit Bintang, kedua di area sekitar Pos Polisi Simpang Empat Patih, dan ketiga di depan Hotel Orchid. Kendati lokasinya dinilai potensial, pihak paguyuban belum menyepakati ketetapan final.

BACA JUGA: Libur Sekolah, Kunjungan Wisata di Kota Batu Diprediksi Melonjak 40 Persen

Puluhan pedagang masih menunggu keputusan resmi terkait teknis pembagian lapak yang dijanjikan rampung dalam waktu dekat. “Mudah-mudahan segera terealisasi agar cepat ada jawaban pasti dan kami tidak terus gelisah,” harap Samuel.

Ia membeberkan, audiensi tersebut murni difokuskan pada mitigasi penyelamatan ruang usaha pedagang. Pembahasan mengenai rapor merah tata kelola keuangan penarikan biaya tahunan sengaja dikesampingkan sementara waktu.

Terkait tenggat sterilisasi lapak di Jalan Indragiri, pedagang diberi batas waktu pengosongan mandiri hingga 29 Juni mendatang. Meski begitu, pimpinan daerah tetap memberikan kelonggaran teknis di lapangan.

BACA JUGA: IBI Pastikan Setiap Desa di Kota Batu Memiliki Bidan, Seluruh Persalinan Ditangani Tenaga Medis

“Cak Nur mengimbau apabila nanti kami belum selesai mengemasi barang, pemerintah siap membantu. Bahkan, bersedia menyediakan armada mobil pikap secara gratis,” urainya. Guna mengunci kesepakatan final dari tiga opsi tersebut, Pemkot Batu dijadwalkan menggelar sosialisasi lanjutan hari ini (24/6).

“Seluruh PKL diundang resmi pukul 09.00 di Balai Kota Among Tani. Kami berharap pertemuan ini membuahkan keputusan terbaik bagi masa depan kami,” pungkas Samuel. (ori/dre)

Editor : Fajar Andre Setiawan
#pedagang simpang patih #relokasi simpang patih #pemkot batu