Nasional Kota Batu Hari Ini Wisata & Kuliner Kriminal-Kasuistika Ekonomi & Bisnis Pendidikan Opini

Viral Polemik Juri LCC Salahkan Jawaban Benar, MPR Evaluasi Sistem Pelaksanaan Lomba

Fasya Mumtahanah • Selasa, 12 Mei 2026 | 02:00 WIB
SALAH SATU PESERTA LCC: Menjawab Pertanyaan dengan Benar namun Disalahkan Juri. (Sumber: Istimewa)
SALAH SATU PESERTA LCC: Menjawab Pertanyaan dengan Benar namun Disalahkan Juri. (Sumber: Istimewa)

JAKARTA, RADAR BATU – Usai viralnya penilaian juri yang dianggap tidak adil pada Final Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar MPR RI 2026 tingkat Provinsi Kalimantan Barat, sekretariat Jenderal MPR RI akan melakukan evaluasi sistem penilaian dan verifikasi jawaban dalam lomba tersebut.

“MPR RI akan melakukan evaluasi menyeluruh terhadap aspek teknis pelaksanaan lomba, termasuk mekanisme penilaian, kejelasan artikulasi jawaban, sistem verifikasi jawaban peserta, dan tata kelola keberatan dalam perlombaan agar pelaksanaan kegiatan serupa ke depan dapat berlangsung semakin baik, transparan, dan akuntabel,” kata Sekretaris Jenderal MPR RI, Siti Fauziah dalam keterangan resminya, Senin (11/5).

Baca Juga: Ahmad Al Misry Ditahan Polisi di Mesir, Pelapor: Dia Orang Biasa

Siti juga mengatakan panitia pelaksana sedang melakukan penelusuran internal pasca kejadian salahnya penilaian juri tersebut.

“Panitia pelaksana dari Sekretariat Jenderal MPR RI saat ini tengah melakukan penelusuran internal,” jelas Siti.

Wakil Ketua MPR RI, Abcandra Muhammad Akbar Supratman juga menyampaikan permohonan maaf atas insiden penilaian dalam lomba tersebut. Ia menegaskan akan melakukan tindak lanjut kejadian dan melakukan evaluasi kinerja dan sistem perlombaan LCC Empat Pilar.

Baca Juga: DJ Cilik Guncang Panggung CFD Mbatu Sae Kota Batu

“Kami mohon maaf atas kelalaian dewan juri. Kami akan tindak lanjuti kejadian ini,” kata Akbar dalam keterangan resmi MPR RI, Senin (11/5).

Kronologi Penilaian Lomba yang Berujung Viral

Final LCC Empat Pilar MPR RI 2026 tingkat Provinsi Kalimantan Barat (Kalbar) digelar pada Sabtu (9/5). Diikuti sembilan Sekolah Menengah Atas (SMA) di Kalbar, tiga sekolah lolos ke babak final. Ketiganya adalah SMAN 1 Pontianak, SMAN 1 Sambas, dan SMAN 1 Sanggau.

Baca Juga: Rekomendasi Bakmi dan Nasi Goreng Enak di Kota Batu yang Wajib Dicoba

Ketegangan bermula ketika pembawa acara membacakan pertanyaan dengan sistem berebut mengenai lembaga yang pertimbangannya wajib diperhatikan DPR dalam memilih anggota BPK.

Regu C dari SMAN 1 Pontianak menjawab pertama kali.

“Anggota Badan Pemeriksa Keuangan dipilih oleh Dewan Perwakilan Rakyat dengan memperhatikan pertimbangan Dewan Perwakilan Daerah dan diresmikan oleh Presiden,” ujar seorang siswi dari Regu C.

Baca Juga: Cara Cek NIK KTP Online Lewat HP, Ini Panduan Lengkapnya

Namun, Kepala Biro Pengkajian Setjen MPR RI, Dyastasita, selaku dewan juri memberikan nilai -5. Saat pertanyaan dilempar, Regu B (SMAN 1 Sambas) memberikan jawaban yang identik namun justru dinyatakan benar (nilai 10) oleh juri yang sama.

Keputusan tersebut disanggah regu C karena merasa telah memberikan jawaban yang sama. Perdebatan kemudian terjadi antara regu C dan dewan juri. Meski demikian, lomba akhirnya dimenangkan regu B dari SMAN 1 Sambas.

Editor : Aditya Novrian
#lomba cerdas cermat #mpr #juri #evaluasi