Nasional Kota Batu Hari Ini Wisata & Kuliner Kriminal-Kasuistika Ekonomi & Bisnis Pendidikan Opini

Rehabilitasi Jalur Klemuk, Kota Batu Tersandera PKS  

A. Nugroho • Sabtu, 25 April 2026 | 11:39 WIB
TINJAU LANGSUNG: Wali Kota Batu beserta sejumlah OPD meninjau langsung area Jalur Rajakwesi alias Jalur Klemuk, Kelurahan Songgokerto, Kecamatan Batu pada akhir 2025 lalu.
TINJAU LANGSUNG: Wali Kota Batu beserta sejumlah OPD meninjau langsung area Jalur Rajakwesi alias Jalur Klemuk, Kelurahan Songgokerto, Kecamatan Batu pada akhir 2025 lalu.

BATU - Upaya memperbaiki Jalur Klemuk di Jalan Rajakwesi, Kelurahan Songgokerto, Kecamatan Batu masih tertahan, meski jalur tersebut telah ditutup sejak beberapa waktu lalu. Pemkot Batu belum dapat memulai rehabilitasi karena menunggu penyelesaian Perjanjian Kerja Sama (PKS) dengan Perhutani sebagai pengelola lahan.

Rencana rehabilitasi sebenarnya telah disusun sejak akhir tahun lalu. Namun, jalur ekstrem yang dikenal rawan kecelakaan itu telah diusulkan agar dihapus dari aplikasi navigasi digital. Sejumlah prioritas teknis juga telah dipetakan berdasarkan hasil tinjauan lapangan bersama OPD terkait. Namun, seluruh rencana itu belum bisa dieksekusi.

Baca Juga: Jalur Klemuk Bakal Dihapus dari Google Maps

Plt Wali Kota Batu Heli Suyanto menegaskan keterbatasan kewenangan menjadi kendala utama. Tanpa PKS, pemerintah tidak dapat melakukan intervensi apa pun di kawasan tersebut. “Kami masih menunggu PKS dari Perhutani. Selama itu belum selesai, kami tidak bisa membangun atau menambah apa pun,” ujarnya.

Ia menyebut komunikasi dengan Perhutani terus dilakukan agar proses persetujuan bisa segera rampung. Pemkot juga berkomitmen menyampaikan perkembangan kepada publik secara berkala.

Baca Juga: Sering Memakan Korban, Ini Deretan Kecelakaan yang Pernah Terjadi di Jalur Klemuk Batu

Dalam rencana rehabilitasi, salah satu prioritas adalah penambahan jalur penyelamat di sisi kiri jalan. Selama ini, jalur darurat hanya tersedia di sisi kanan. Kondisi itu dinilai belum cukup untuk mengantisipasi kendaraan yang mengalami rem blong di turunan tajam.

Selain itu, opsi penggunaan material tambahan seperti pasir dan sekam juga dikaji untuk meningkatkan efektivitas jalur penyelamat. Langkah tersebut diharapkan mampu meminimalkan risiko kecelakaan. (dia/dre)

Editor : A. Nugroho
#jalur ekstrem #pks #jalur klemuk #opd