BATU - Nyawa pemuda asal Desa Sumberejo, Kecamatan Batu melayang usai insiden kecelakaan di Jalan Raya Pattimura, Kelurahan Termas, Kecamatan Batu pukul 07.15 kemarin (16/6). Dimas Arya Restu, korban meninggal, mengendarai sepeda motor Honda CB150R bernopol N 3428 KU. Dia membonceng pamannya, Toni Suhartono.
Pagi itu Dimas hendak mengantarkan sang paman ke tempat kerjanya di Desa Torongrejo, Kecamatan Junrejo. Kejadian bermula ketika korban berusia 24 tahun itu berusaha mendahului truk bernopol N 9366 GC dari sebelah kiri. Kedua kendaraan tersebut sama-sama melaju dari arah barat menuju timur (Kota Batu-Beji).
Nahas, ruang yang tersisa di sebelah kiri truk sangat sempit. Hingga akhirnya setir motor Dimas menyenggol badan truk sebelah kiri hingga menyebabkan dirinya terjatuh. Tubuhnya sempat menabrak tiang penanda jalan di depan parkiran Warung Sate Hotplet Batu.
“Jarak antara titik senggolan dengan titik jatuhnya korban sejauh 3-4 meter,” ujar Kepala Unit Penegakan Hukum Lalu Lintas (Kanit Gakkum Lantas) Polres Batu Ipda Agus Atang Wibowo. Dimas mengalami cedera parah di bagian kepala dan meninggal di lokasi kejadian.
Beruntung paman Dimas berhasil selamat. Meski harus menderita luka berat berupa patah tulang di tangan sebelah kiri. Pria 57 tahun itu terpental ke kiri saat kejadian. Ponakan dan paman tersebut kemudian dilarikan Rumah Sakit Bhayangkara Hastabrata Kota Batu.
Kasatlantas Polres Batu AKP Kevin Ibrahim menambahkan korban meninggal langsung dilakukan visum Ver Et Repertum (VeT). Truk berwarna kuning tanpa muatan itu dikendarai Wahyu Indrawanto. Pria berusia 25 tahun asal Desa Wonoayu, Kecamatan Wajak, Kabupaten Malang itu mengaku hendak pulang pascamengantar pasir di Kelurahan Ngaglik, Kecamatan Batu.
Kevin mengimbau agar masyarakat lebih berhati-hati saat berlalu lintas. (nj5/dre)
Editor : A. Nugroho