BATU, RADAR BATU - Unit Layanan Disabilitas (ULD) Kota Batu belum bisa beroperasi penuh tahun ini. Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Batu masih membenahi sarana dan prasarana serta membentuk kelompok kerja (Pokja). Layanan ditargetkan mulai berjalan penuh pada tahun ajaran baru 2027/2028.
Plt Kabid Pembinaan SD Disdik Kota Batu Dina Susanti mengatakan, pelayanan ULD belum dibuka karena persiapan belum tuntas. Pembenahan dilakukan agar anak berkebutuhan khusus (ABK) mendapat layanan asesmen dengan fasilitas yang memadai.
“Kami masih pembenahan tempat dan pembentukan Pokja. Kalau sarana dan prasarananya belum lengkap, nanti kasihan anak-anak yang mau asesmen,” ungkapnya. Layanan itu nantinya tidak sekadar menjadi kantor administrasi. Fasilitas tersebut dirancang sebagai pusat pelayanan terpadu untuk asesmen medis, psikologis, hingga terapi bagi siswa inklusi.
Baca Juga: 95 Persen Pasukan Kuning di Kota Batu Kini Berstatus PPPK - Radar Batu
Saat ini, Disdik masih melengkapi kebutuhan inventaris dan perabot. Pengadaan meja, kursi, serta alat peraga pendukung juga masih berjalan. “Paling mendasar seperti pemenuhan sarana dan prasarana perabotannya, meja dan kursinya kan juga masih proses pengadaan dan pembenahan,” tambah Dina.
Kesiapan tenaga ahli juga menjadi pekerjaan rumah. Sebab, layanan akan melibatkan psikolog, psikiater, tenaga terapis khusus, hingga Guru Pendamping Khusus (GPK). “Tenaga ahli seperti psikolog itu yang paling utama dan pasti ada. Selain itu, kami juga menyiapkan sinergi dengan psikiater, tenaga terapis khusus, hingga GPK,” ujarnya.
Baca Juga: Mengenal Fantano, Kritikus Musik Botak yang Gemar Bikin Warganet Ribut - Radar Batu
Layanan akan memanfaatkan dua lokasi. Yakni eks gedung SDN Sisir 2 dan bangunan bekas rumah dinas pemkot di kawasan Panorama. Gedung di Panorama diproyeksikan menjadi pusat kendali sekaligus pelayanan utama. “Bangunan bekas rumah dinas di Panorama ini yang sekarang sedang kami kejar proses rehabilitasinya,” imbuhnya.
Disdik menargetkan ULD beroperasi penuh saat tahun ajaran baru 2027. Pembenahan fisik bangunan diharapkan rampung bulan ini. “Insya Allah targetnya tahun depan, pas masuk tahun ajaran baru sudah bisa beroperasi penuh,” pungkasnya.
Editor : Fajar Andre Setiawan