Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Mengenal Fantano, Kritikus Musik Botak yang Gemar Bikin Warganet Ribut

Raya Amartya
Penulis: Raya Amartya❯
Fantano the needle drop (sc:Emilioherce)
Fantano the needle drop (sc:Emilioherce)

Advertisement

 

BATU, RADAR BATU - Ketika album baru keluar. Kita sebagai pendengar maupun penggemar, ingin sekali mencari tahu reaksi orang-orang, opini, atau bahkan kritikus yang membahas tentang album itu. Biasanya kita mencari hal itu di Internet: Youtube, TikTok, Instagram, atau di X.

Ada seorang Youtuber asal Amerika yang bernama Anthony

Advertisement

Fantano, memiliki Channel Youtube bernama theneedledrop. Ia dikenal sebagai kritikus musik era internet. Ia sudah membuat video review album sejak 2009 di Youtube. Formatnya dalam mengkritik musik juga cukup sederhana: Album - Penjelasan apa yang ia rasakan - Unggah di Youtube - Reaksi para penonton.

Fantano terkenal dengan kejam dalam memberikan nilai. Hal ini yang membuat banyak warganet yang pro maupun kontra dengan opininya itu. Maka dari itu, ia tidak bisa lepas dengan pendapatnya yang kontroversial. Salah satu contohnya, ia pernah mengkritik album Kanye West - MBDTF dan memberikan penilaian 6/10. Padahal album itu memenangkan Grammy pada nominasi Best Rap Album pada tahun 2012. Akibatnya, banyak para penggemar Kanye West yang tidak terima dan saling berdebat di kolom komentarnya.

Advertisement

Tapi bukan berarti Fantano atau theneedledrop tidak pernah memberikan sebuah album dengan penilaian 10/10. Ada, tetapi tidak banyak. Berikut adalah list album yang diberikan penilaian 10/10 oleh Sang Kritikus Botak yang kejam itu.

  1. Kendrick Lamar - A Pimp A Butterfly
    Genre: Hip-hop / Jazz / Funk
  2. Swans - To Be Kind
    Genre: Experimental Rock
  3. Lingua Ignota - Sinner Get Ready 
    Genre: Experimental / Neoclassical / Industrial
  4. Spelling - The Turning Wheel
    Art Pop / Baroque Pop / Experimental
  5. Charli XCX - Brat
    Genre: Hyperpop / Dance Pop / Electronic

Nilai 10/10 dari Fantano bukan berarti sebuah album wajib disukai semua orang. Bukan berarti juga penilaiannya adalah hal yang mutlak untuk semua orang. Ia mengkritik berdasarkan kompas personalnya dan ia ingin menyebarkannya ke internet. Tetapi di era ketika jutaan lagu tersedia dalam satu genggaman, suara seorang kritikus bisa menjadi kompas untuk menentukan musik mana yang layak kita dengarkan.

Advertisement
Editor : Aditya Novrian
Sumber : spotify, theneedledrop.com, forbes, youtube, Wikipedia

Artikel Terkait

Miley Cyrus Dituding Plagiarisme, Amanda Lear Soroti Lagu Redlights

Miley Cyrus Dituding Plagiarisme, Amanda Lear Soroti Lagu Redlights

Miley Cyrus dituding plagiat lagu oleh Amanda Lear pada lagu yang berjudul "Redlights"

Harry Styles Perpanjang Tur Together, Together hingga 2027, Tambah 25 Jadwal Baru

Harry Styles Perpanjang Tur Together, Together hingga 2027, Tambah 25 Jadwal Baru

Harry Styles perpanjang turnya hingga 2027!

Lagu AI Makin Membanjiri Streaming, Deezer Malah Dapat Penghargaan karena Bisa Mendeteksinya

Lagu AI Makin Membanjiri Streaming, Deezer Malah Dapat Penghargaan karena Bisa Mendeteksinya

Deezer mendapat penghargaan karena bisa mendeteksi lagu AI

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer