BATU, RADAR BATU - Pelaksanaan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) jenjang SMA Negeri di Kota Batu sempat diwarnai adanya sisa kuota. Berdasarkan rekapitulasi data pendaftaran, total terdapat 15 kursi kosong yang tersebar di seluruh SMA Negeri se-Kota Batu setelah proses seleksi berjalan.
Dari tiga SMA negeri, sisa kuota terbanyak tercatat di SMA Negeri 3 Batu. Posisi selanjutnya disusul SMA Negeri 2 Batu yang menyisakan tiga kursi dan SMA Negeri 1 Batu dengan sisa dua kursi. Untuk mengatasi belasan kursi yang kosong itu, pemenuhan kuota otomatis mulai digulirkan tepat setelah masa daftar ulang jalur prestasi akademik ditutup kemarin (29/6).
BACA JUGA: Ingin Lolos Jalur Prestasi SMK? Simak Cara Menghitung Nilai Akhir Mandiri
Kepala SMA Negeri 1 Batu menjelaskan sisa kuota tersebut baru terlihat setelah masing-masing sekolah merampungkan rekapitulasi pendaftaran. Di SMA Negeri 1 Batu misalnya, dari pagu daring (online) yang ditetapkan sebanyak 422 kursi, jumlah siswa yang melakukan daftar ulang hingga tahap akhir mencapai 420 anak.
Rinciannya adalah 146 siswa di tahap pertama, 169 siswa di tahap kedua, dan 105 siswa di tahap ketiga. “Tidak ada calon siswa yang mengundurkan diri. Sisa dua kursi tersebut murni dari pagu tahap ketiga,” ungkapnya.
Pria yang juga menjabat sebagai Ketua Musyawarah Kerja Kepala Sekolah (MKKS) SMA Negeri Kota Batu itu menyebut, pengisian sisa kursi dilakukan otomatis melalui sistem. Sistem aplikasi langsung menyisir sisa kuota dari tahap ketiga Jalur Nilai Prestasi Akademik bagi lulusan sebelum tahun 2026 untuk dimasukkan ke dalam kelompok lulusan tahun 2026.
BACA JUGA: Kuota Naik Jadi 150 Ribu, Ini Syarat Kelulusan Magang Nasional 2026 Berpenghasilan Hingga Rp6 Juta
Proses pengisian ini disertai catatan bahwa calon siswa harus memenuhi kriteria nilai ambang batas (passing grade). Namun, sebelumnya siswa tersebut sempat terlempar dari daya tampung sekolah tujuan karena kalah bersaing.
Penyaringan sisa kursi ini dipastikan tetap berjalan ketat dan objektif karena sistem tetap mengacu pada pemeringkatan nilai prestasi akademik masing-masing siswa. Ia pun bersyukur karena seluruh sisa kuota pada akhirnya telah terpenuhi setelah para siswa merampungkan proses daftar ulang. (ori/dre)
Editor : Fajar Andre Setiawan