Nasional Kota Batu Hari Ini Wisata & Kuliner Kriminal-Kasuistika Ekonomi & Bisnis Pendidikan Opini

Komnas PA Desak Penyuluhan Massal untuk Tekan Pekerja Anak di Kota Batu

Fajar Andre Setiawan • Jumat, 19 Juni 2026 | 14:30 WIB
Ilustrasi siswa yang bosan saat sedang belajar (Sumber: Kampung Inggris)
Ilustrasi siswa yang bosan saat sedang belajar (Sumber: Kampung Inggris)

 

BATU, RADAR BATU – Meningkatnya angka pekerja anak di Kota Batu mendorong Komisi Nasional Perlindungan Anak (Komnas PA) setempat mendesak pemerintah mengubah strategi penanganan.

Pendekatan berbasis penyuluhan massal kepada orang tua dan anak dinilai menjadi langkah paling efektif untuk mencegah anak terjerumus ke dunia kerja sebelum waktunya.

Ketua Komnas PA Kota Batu Rudianto mengatakan masa transisi dari SMP ke SMA menjadi periode paling rawan bagi anak untuk putus sekolah dan memilih bekerja. Karena itu, edukasi harus menyasar keluarga secara menyeluruh, bukan hanya anak.

BACA JUGA: Raja Gol Sementara Piala Dunia 2026, Siapa yang Berada di Puncak?

“Kami harus menginisiasi penyuluhan massal dengan menggandeng PKK, Forum Anak, perangkat desa, dan berbagai elemen masyarakat lainnya,” ujarnya.

Menurut Rudianto, selama ini banyak program penyelamatan anak putus sekolah terkendala di tingkat keluarga. Sebagian orang tua menganggap pendidikan lanjutan akan menjadi beban ekonomi yang sulit dipenuhi.

Akibatnya, tidak sedikit anak yang akhirnya didorong bekerja untuk membantu keuangan keluarga. Kondisi tersebut diperparah oleh minimnya informasi mengenai bantuan pendidikan maupun program perlindungan sosial yang sebenarnya tersedia.

BACA JUGA: Dinilai Lewati Batas Kritik, Eks Ketua BEM UGM Diadukan Garda Prabowo ke Bareskrim

Komnas PA menilai kehadiran pemerintah dalam kegiatan penyuluhan menjadi penting agar masyarakat memperoleh kepastian mengenai akses bantuan pendidikan dan jaminan sosial.

Selain faktor ekonomi, Rudianto juga menyoroti munculnya kecenderungan baru di mana sebagian anak mulai tertarik bekerja di sektor-sektor berisiko.

Tidak hanya membantu orang tua di sektor pertanian, beberapa anak usia sekolah bahkan rentan terseret ke lingkungan hiburan malam.

BACA JUGA: Barang Bukti Emas Ada yang Hilang, Hakim Tegur Keras Penyidik

“Ini yang harus diantisipasi bersama karena risikonya jauh lebih besar terhadap masa depan anak,” katanya.

Komnas PA berharap penyuluhan yang dilakukan secara masif dapat membangun kesadaran orang tua bahwa pendidikan tetap menjadi investasi terbaik untuk memutus rantai kemiskinan dan pekerja anak. (ori/dre)

Editor : Fajar Andre Setiawan
#penyuluhan massal komnas PA #siswa #pendidikan #kota batu