Nasional Kota Batu Hari Ini Wisata & Kuliner Kriminal-Kasuistika Ekonomi & Bisnis Pendidikan Opini

Takut Dinilai Orang Lain, Banyak Siswa Tidak Bebas Menjadi Diri Sendiri

Choirun Nisa • Senin, 25 Mei 2026 | 22:00 WIB
Ilustrasi siswa yang diejek temannya (Sumber: S1 Pendidikan Guru Sekolah Dasar UNESA)
Ilustrasi siswa yang diejek temannya (Sumber: S1 Pendidikan Guru Sekolah Dasar UNESA)

BATU, RADAR BATU – Banyak siswa saat ini merasa harus selalu terlihat sempurna di depan orang lain. Mulai dari cara berbicara, penampilan, hingga aktivitas di media sosial sering kali dipikirkan berlebihan karena takut mendapat komentar negatif. Fenomena ini dikenal sebagai Fear of Other People’s Opinions atau FOPO.

FOPO merupakan kondisi ketika seseorang merasa cemas terhadap pendapat dan penilaian orang lain tentang dirinya. Akibatnya, banyak siswa menjadi tidak bebas mengekspresikan diri karena khawatir dianggap aneh, gagal, atau tidak sesuai dengan ekspektasi lingkungan sekitar.

Siswa Takut Salah karena Khawatir Dianggap Negatif

Dilansir dari laman Halodoc, FOPO muncul ketika seseorang terlalu memikirkan apa yang orang lain pikirkan tentang dirinya. Kondisi ini dapat memengaruhi rasa percaya diri, keputusan sehari-hari, bahkan kesehatan mental.

Di lingkungan sekolah, FOPO sering terlihat ketika siswa takut berbicara di depan kelas, ragu mengemukakan pendapat, atau selalu berusaha mengikuti standar tertentu agar diterima oleh teman-temannya.

Baca Juga: Fenomena Pelajar Mendadak Diam saat Baterai Sosial Habis

Sebagian siswa juga menjadi terlalu berhati-hati di media sosial karena takut dihakimi. Tidak sedikit yang akhirnya lebih memilih diam, mengikuti orang lain, atau menyembunyikan kepribadian aslinya agar tidak mendapat komentar negatif.

FOPO Bisa Membuat Siswa Kehilangan Kepercayaan Diri

Siswa yang mengalami FOPO biasanya lebih mudah cemas ketika dinilai orang lain. Mereka bisa terus memikirkan komentar kecil, takut membuat kesalahan, atau merasa harus selalu menyenangkan semua orang.

Beberapa pelajar bahkan memilih menghindari situasi sosial tertentu karena takut dipermalukan atau dikritik. Jika berlangsung terus-menerus, kondisi ini dapat membuat siswa sulit berkembang dan kehilangan keberanian untuk mencoba hal baru.

FOPO juga membuat sebagian siswa terlalu bergantung pada validasi dari lingkungan sekitar. Mereka merasa tenang hanya ketika mendapat pujian atau pengakuan dari orang lain. Padahal, terus-menerus hidup berdasarkan penilaian orang lain bisa membuat seseorang kehilangan kenyamanan menjadi dirinya sendiri.

Baca Juga: Fenomena “Morning Exhausted” pada Pelajar, Baru Bangun tapi Sudah Lelah

Penting Belajar Menerima Diri Sendiri

Untuk mengurangi FOPO, siswa perlu mulai belajar mengenali dan menghargai dirinya sendiri. Salah satu caranya adalah fokus pada kemampuan dan kelebihan diri, bukan terus membandingkan diri dengan orang lain.

Membatasi penggunaan media sosial juga dapat membantu mengurangi tekanan sosial yang berlebihan. Selain itu, siswa disarankan mulai memahami bahwa tidak semua orang harus menyukai atau menyetujui diri mereka.

Melatih mindfulness atau kesadaran diri juga bisa membantu seseorang lebih tenang menghadapi penilaian orang lain. Dukungan dari keluarga, guru, dan teman sebaya pun penting agar siswa merasa aman untuk menjadi dirinya sendiri.

Editor : Aditya Novrian
#FOPO #penilaian #tidak bebas #siswa