Nasional Kota Batu Hari Ini Wisata & Kuliner Kriminal-Kasuistika Ekonomi & Bisnis Pendidikan Opini

Kenapa Banyak Pelajar Merasa Hari Senin Lebih Melelahkan daripada Hari Lain?

Choirun Nisa • Selasa, 19 Mei 2026 | 10:00 WIB
Ilustrasi seseorang yang sedang kesal (Sumber: Pure Events Solutions)
Ilustrasi seseorang yang sedang kesal (Sumber: Pure Events Solutions)

BATU, RADAR BATU – Hari Senin sering dianggap sebagai hari paling melelahkan bagi banyak pelajar. Setelah menikmati waktu libur di akhir pekan, tidak sedikit siswa merasa lebih sulit bangun pagi, kurang fokus saat belajar, hingga kehilangan semangat ketika kembali ke sekolah.

Fenomena ini ternyata tidak hanya dialami siswa, tetapi juga banyak orang di berbagai usia. Bahkan, sejumlah penelitian menunjukkan suasana hati seseorang cenderung berada pada titik terendah di hari Senin.

Perubahan Pola Tidur Bikin Tubuh Sulit Beradaptasi
Dilansir dari Liputan6, neuropsikolog Sanam Hafeez menjelaskan bahwa salah satu penyebab utama hari Senin terasa berat adalah perubahan pola tidur saat akhir pekan.

Banyak pelajar tidur lebih larut dan bangun lebih siang ketika hari libur. Akibatnya, ritme alami tubuh menjadi terganggu ketika harus kembali bangun pagi di hari Senin.

Baca Juga: Mengelola Emosional Siswa, Ini Upaya yang Dapat Dilakukan

Meski sudah tidur cukup pada Minggu malam, tubuh tetap bisa merasa lelah karena jadwal tidur yang berubah drastis. Kondisi ini membuat siswa lebih mudah mengantuk, sulit fokus, hingga merasa tidak bersemangat saat mengikuti pelajaran di sekolah.

Selain itu, akhir pekan yang terlalu padat aktivitas juga bisa membuat tubuh kurang benar-benar beristirahat. Beberapa siswa menghabiskan waktu libur dengan bermain gawai, bepergian, begadang, atau terlalu banyak tidur sehingga tubuh kesulitan kembali ke rutinitas sekolah.

Hari Senin Dianggap Membawa Tekanan dan Tanggung Jawab
Dilansir dari Beautynesia, psikoterapis Suzette Bray menyebut hari Senin sering dikaitkan dengan kembalinya tanggung jawab dan tekanan setelah akhir pekan berakhir.

Bagi pelajar, hari Senin identik dengan tugas sekolah, jadwal pelajaran yang padat, ujian, hingga kewajiban bangun pagi kembali. Kondisi ini membuat tubuh dan pikiran lebih cepat merasa lelah bahkan sebelum aktivitas dimulai.

Sebagian siswa juga mengalami kekhawatiran sejak Minggu malam karena memikirkan tugas, pekerjaan rumah, atau aktivitas sekolah keesokan harinya. Kondisi yang sering disebut “Sunday Scaries” ini dapat memicu stres ringan dan membuat tubuh terasa kurang segar saat memasuki hari Senin.

Baca Juga: Jurusan Paling Diminati di Kampus Kota Malang Tahun Ini

Jika tekanan sekolah cukup tinggi atau siswa merasa kurang nyaman dengan aktivitas belajarnya, rasa lelah di hari Senin bisa terasa lebih berat dibanding hari lainnya.

Menjaga Rutinitas Dinilai Bisa Mengurangi “Sindrom Senin”
Untuk mengurangi rasa lelah di hari Senin, siswa dianjurkan mulai menjaga pola tidur yang lebih teratur, termasuk saat akhir pekan. Tidur dan bangun di jam yang tidak terlalu berbeda dinilai membantu tubuh lebih mudah beradaptasi.

Selain itu, pelajar juga disarankan tetap memberi waktu istirahat yang cukup selama libur agar tubuh benar-benar pulih sebelum kembali beraktivitas di sekolah.

Mengurangi penggunaan gawai sebelum tidur, mengatur jadwal belajar dengan baik, dan mempersiapkan kebutuhan sekolah sejak Minggu malam juga dapat membantu mengurangi rasa stres saat menghadapi hari Senin.

Editor : Aditya Novrian
#senin #melelahkan #hard disk #pelajar