Nasional Kota Batu Hari Ini Wisata & Kuliner Kriminal-Kasuistika Ekonomi & Bisnis Pendidikan Opini

311 Guru Madrasah di Kota Batu Belum Bersertifikat, Lebih dari Separo Masih Non-Profesional

Zanadia Manik Fatimah • Senin, 4 Mei 2026 | 15:30 WIB
FORUM DISKUSI: Suasana sarasehan bersama guru PAI se-Kota Batu di Graha Pancasila, Balai Kota Among Tani Batu kemarin (15/4). RORI DINANDA BESTARI/RADAR BATU
FORUM DISKUSI: Suasana sarasehan bersama guru PAI se-Kota Batu di Graha Pancasila, Balai Kota Among Tani Batu kemarin (15/4). RORI DINANDA BESTARI/RADAR BATU

 

BATU, RADAR BATU - Kualitas pendidikan madrasah di Kota Batu masih dibayangi persoalan serius. Hingga awal Mei 2026, lebih dari separuh guru belum mengantongi sertifikasi profesi.

Data Kementerian Agama (Kemenag) Kota Batu mencatat, dari total 587 guru madrasah, baru 276 yang telah bersertifikat. Artinya, sebanyak 311 guru masih berstatus non-profesional dan harus segera mengikuti Pendidikan Profesi Guru (PPG).

Baca Juga: 311 Guru Madrasah Belum Sertifikasi, Kemenag Genjot Kuota Habis-habisan Demi Kejar Tenggat Waktu Nasional 2026

Kondisi ini menjadi perhatian serius karena sertifikasi merupakan indikator utama kelayakan dan profesionalisme tenaga pendidik.

Kepala Seksi Pendidikan Madrasah Kemenag Kota Batu, Siti Nur Jamilah, menyebut pihaknya tengah mengejar ketertinggalan tersebut.

Baca Juga: MPP Among Warga Kota Batu Tambah Layanan Pengurusan Paspor

“Masih ada 311 guru yang harus mengikuti PPG agar memenuhi standar profesional,” ujarnya.

Jika tidak segera dituntaskan, ketimpangan ini dikhawatirkan berdampak pada kualitas pembelajaran di madrasah, baik di tingkat dasar maupun menengah.

Baca Juga: Harga Kambing di Kota Batu Masih Rendah Jelang Iduladha

Kemenag menegaskan percepatan sertifikasi menjadi prioritas untuk memastikan mutu pendidikan berbasis keagamaan tetap terjaga. 

Editor : Fajar Andre Setiawan
#kemenag kota batu #guru madrasah #sertifikasi