Nasional Kota Batu Hari Ini Wisata & Kuliner Kriminal-Kasuistika Ekonomi & Bisnis Pendidikan Opini

Sekolah Kesulitan Biaya, Minta Honor Guru Ekstrakurikuler Dikover Pemkot Batu

Fajar Andre Setiawan • Kamis, 21 Agustus 2025 | 16:11 WIB
BERAKTIVITAS: Siswa SMPN 2 Batu melakukan kegiatan di luar kelas beberapa waktu lalu.
BERAKTIVITAS: Siswa SMPN 2 Batu melakukan kegiatan di luar kelas beberapa waktu lalu.

BATU - Sekolah kini dituntut lebih pintar mengatur keuangan. Itu setelah rentetan perubahan kebijakan terjadi. Mulai dari penyaluran Bantuan Operasional Sekolah Daerah (Bosda) yang tidak lagi dalam bentuk fresh money dan pengurangan porsi anggaran gaji honorer dari Bantuan Operasional Sekolah Nasional (Bosnas). Itulah yang mendorong sekolah meminta agar gaji pembina ekstrakurikuler ditanggung Pemerintah Kota (Pemkot) Batu.

Kepala SMP Negeri 2 Batu Ida Misaroh mengaku kesulitan dalam mengatur keuangan. Sebab, saat ini sekolah hanya bisa mengandalkan Bosnas saja sebagai pemasukan utama dan satu-satunya. Imbasnya kini Ida terpaksa memangkas gaji pembina ekstrakulikuler. Dari yang sebelumnya Rp 100 ribu per pertemuan menjadi Rp 75 ribu saja.

Dia menyampaikan sebenarnya Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Batu sempat melempar sinyal untuk menanggung gaji pembina ekstrakulikuler. Itu disampaikan bersamaan dengan pengumuman penghentian penyaluran Bosda dalam bentuk uang. Sayangnya, hingga sekarang belum ada tanda-tanda realisasinya.

Sementara, kegiatan harus terus berjalan. Otomatis gaji juga harus tetap diberikan secara rutin. Sehingga, pihaknya terpaksa menggaji pembina ekstrakulikuler menggunakan dana Bosnas. Padahal, dana tersebut sudah sangat mepet untuk membiayai operasional dan gaji Guru Tidak Tetap (GTT) serta Pegawai Tidak Tetap (PTT) yang masih tersisa.

“Di sini (SMP Negeri 2 Batu) ada 20 ekstrakulikuler,” ujarnya. Ida mengaku telah memangkas beberapa alokasi anggaran penunjang ekstrakurikuler. Khususnya anggaran untuk mengikuti lomba. Dirinya berharap Pemkot Batu segera memberikan uluran tangan. Terutama agar segera menepati janji untuk mengkover gaji pembina ekstrakurikuler.

Menanggapi hal tersebut, Kepala Disdik Kota Batu M Chori mengakui bila anggaran gaji pembina ekstrakurikuler belum disalurkan. Kendati begitu, dirinya meminta sekolah tidak khawatir. Sebab, dia memastikan gaji pembina ekstrakurikuler tetap akan ditanggung Pemkot Batu. “Kami masih mendata dan memverifikasi. Yang jelas tahun ini kami cairkan,” tegas dia. (ori/dre)

Editor : A. Nugroho
#SMP Negeri 2 #bosda #disdik kota batu #pemkot batu #Guru honorer #gtt #ptt #batu