BATU – Calon wali kota (cawali) yang ingin maju dalam Pemilihan Wali Kota (Pilwali) Batu dari jalur independen bisa menyiapkan persyaratan dukungan minimal 16.452 suara. Itu sebagai syarat untuk bisa lolos dalam pendaftaran di KPU. Yang mana dukungan tersebut dibuktikan dengan foto kopi KTP warga.
Ketua KPU Kota Batu Heru Joko Purwanto mengatakan, jika ada masyarakat dari luar partai politik yang ingin mencoba kontestasi Pilwali Batu itu bisa saja, asalkan memenuhi persyaratan salah satunya dukungan massa. "Untuk calon independen ada syarat minimal dukungan dari masyarakat Batu sebanyak 16.452 orang," katanya. Yang mana dukungan tersebut dibuktikan dengan foto kopi KTP dan surat pernyataan dukungan.
Heru menambahkan dukungan tersebut juga harus menyebar secara merata, tidak bisa hanya di satu wilayah tertentu. Untuk Kota Batu, persebaran dukungan harus merata minimal di dua kecamatan. Heru mengatakan mereka yang hendak mendaftarkan diri melalui jalur independen diberi waktu mulai 5 Mei hingga 29 Agustus 2024.
Heru menjelaskan, syarat minimal dukungan calon kepala daerah jalur perseorangan berbeda-beda tiap daerah. Angka syarat minimal dukungan dihitung dari jumlah daftar pemilih tetap (DPT) masing-masing daerah.
Dijelaskannya, untuk pemilihan calon bupati dan wali kota, daerah dengan jumlah DPT 0-250.000, syarat minimal dukungannya sebesar 10 persen. Di daerah dengan jumlah DPT 250.000-500.000, syarat minimal dukungan sebanyak 8,5 persen.
Daerah dengan jumlah DPT 500.000 - 1 juta syarat minimalnya 7,5 persen, dan 6,5 persen untuk daerah dengan jumlah DPT lebih dari 1 juta. Syarat dukungan tersebut haruslah tersebar di lebih dari 50 persen jumlah kecamatan di kabupaten/kota yang bersangkutan. "Dari DPT jumlahnya perkiraan sekitar 164.516 nanti bisa di ambil 10 persennya sekitar 16 ribu orang," terang Heru.
Sementara itu dalam kontestasi pilwali tahun ini, di Kota Batu sempat muncul nama yang dikabarkan maju dari jalur independen. Dia adalah Sujud Hariadi Ketua Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Kota Batu. Meski kemudian pria yang juga sebagai Direktur Taman Rekreasi Selecta itu membantah jika akan maju dari jalur independen. Ketika dikonfirmasi koran ini, Sujud memang mengaku tidak maju Pilwali Batu. "Saya konsentrasi saja di Selecta," jawabnya kemarin.
Sujud menjelaskan ia masih punya tanggung jawab di Selecta. Karena ia juga melalui proses pemilihan dari beberapa calon. "Saya dulu dipilih oleh 1.110 pemegang saham Selecta, jadi saya harus memegang amanah ini," terangnya. (pri/lid)
Editor : Yudistira Satya Wira Wicaksana