Nasional Kota Batu Hari Ini Wisata & Kuliner Kriminal-Kasuistika Ekonomi & Bisnis Pendidikan Opini

Al-Assad Bono: Kiper Spesialis Laga Besar

Salshabila Abidah Ardelia • Selasa, 30 Juni 2026 | 20:10 WIB
Kiper Spesialis Laga Besar: Rekam Jejak Emas Bono dari Sevilla hingga Al-Hilal. (Istimewa)
Kiper Spesialis Laga Besar: Rekam Jejak Emas Bono dari Sevilla hingga Al-Hilal. (Istimewa)

MALANG, RADAR BATU – Penjaga gawang veteran Yassine Bounou, akrab disapa Bono, dikenal memiliki ketenangan luar biasa dan mentalitas baja saat menghadapi laga-laga besar.

Kiper berjuluk Al-Assad (Sang Singa) ini mengawali karier profesionalnya di Wydad Casablanca sebelum berkelana ke Spanyol membela Atlético Madrid, Zaragoza, dan Girona. Puncak karier Eropanya tercipta bersama Sevilla saat ia sukses mempersembahkan dua gelar Europa League dan meraih Zamora Award musim 2021–2022.

Baca Juga: Empat Laga Panas yang Membuka Babak 32 Besar Piala Dunia 2026

Pahlawan Nasional di Level Internasional

Nama Bono semakin melambung setelah membawa Timnas Maroko mencetak sejarah sebagai tim Afrika dan Arab pertama yang menembus semifinal Piala Dunia 2022. Aksi heroiknya menepis tendangan penalti pemain Spanyol menjadikannya pahlawan nasional, sekaligus kiper dengan clean sheet terbanyak di turnamen tersebut.

Ketangguhannya berlanjut pada Piala Afrika 2025 dengan meraih gelar Kiper Terbaik usai menggagalkan penalti Nigeria di semifinal. Kini, ia memimpin lini pertahanan Singa Atlas di fase grup Piala Dunia 2026.

Tantangan Baru Bersama Al-Hilal

Pada musim panas 2023, Bono memilih bergabung dengan klub Arab Saudi, Al-Hilal. Di level klub global, ia tampil ikonik pada Club World Cup 2025 dengan menepis penalti Real Madrid dan menundukkan Manchester City.

Baca Juga: Buntut 5 Peserta Latsarmil Wafat, Menteri HAM Natalius Pigai Desak Kemhan Evaluasi Menyeluruh

Meskipun demikian, performa aksi heroiknya mengantar Tim Nasional Maroko menyingkiran Belanda untuk lolos ke babak 16 besar Piala Dunia 2026. Cedera otot bahu dan paha yang sempat membekapnya memaksa sang penjaga gawang adaptasi kembali demi menemukan ritme permainan terbaik.

Karakteristik dan Performa Bermain

Performa aksi heroiknya telah mengantar Tim Nasional Maroko menyingkiran Belanda untuk lolos ke babak 16 besar Piala Dunia 2026. Selama waktu normal dan 2x15 menit, Bono, begitu ia populer disapa, beberapa kali membuat lini depan Belanda frustrasi dengan komandonya di lini belakang Maroko.

Gaya bermainnya yang mengandalkan keunggulan bola udara, posisi solid, dan spesialis penalti tetap menempatkannya di jajaran kiper elite dunia. Legenda Mesir Essam El-Hadary bahkan secara terbuka mengakui Bono sebagai salah satu kiper Arab dan Afrika terbaik saat ini.

Editor : Aditya Novrian
#Piala Dunia 2026 #maroko #Al-Assad Bono #Yassine Bounou #Timnas maroko