Nasional Kota Batu Hari Ini Wisata & Kuliner Kriminal-Kasuistika Ekonomi & Bisnis Pendidikan Opini

Insiden Tendangan Kungfu Warnai Laga Persekam vs Triple S Kediri di Liga 4 Jatim

Aditya Novrian • Kamis, 22 Januari 2026 | 20:55 WIB

 

Kiper Persekam terekam melakukan tendangan kungfu ke pemain Triple S Kediri pada Kamis (22/1) dalam babak 32 besar Liga 4 Jatim. (Tangkapan layar YouTube PSSI Jatim)
Kiper Persekam terekam melakukan tendangan kungfu ke pemain Triple S Kediri pada Kamis (22/1) dalam babak 32 besar Liga 4 Jatim. (Tangkapan layar YouTube PSSI Jatim)

KOTA BATU — Aksi tidak sportif kembali terjadi dalam lanjutan kompetisi Liga 4 Jawa Timur. Insiden tersebut terjadi pada laga antara Persekam Kabupaten Malang melawan Triple S Kediri yang digelar di Stadion Brantas, Kota Batu, Kamis (22/1).

Kiper Persekam, Juntak Wahyu, terekam melakukan tendangan berbahaya ke arah pemain lawan.

Insiden itu terjadi saat Juntak keluar dari kotak penalti untuk memutus serangan Triple S Kediri. Namun dalam upaya tersebut, kaki sang kiper terangkat terlalu tinggi dan mengenai tubuh pemain lawan.

Aksi itu memicu ketegangan di lapangan, dengan sejumlah pemain dari kedua tim sempat terlibat adu argumen sebelum wasit berupaya menenangkan situasi.

Video kejadian tersebut dengan cepat beredar di media sosial dan menuai sorotan publik. Rekaman video bisa kliktautan ini.

Banyak pihak menilai tindakan tersebut berpotensi membahayakan keselamatan pemain dan tidak mencerminkan prinsip fair play dalam sepak bola.

Terlepas dari insiden itu, pertandingan tetap dilanjutkan hingga peluit panjang dibunyikan. Triple S Kediri akhirnya keluar sebagai pemenang dengan skor 2-1 atas Persekam Kabupaten Malang. Hasil tersebut menjadi tambahan poin penting bagi Triple S dalam persaingan di fase grup Liga 4 Jawa Timur.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari pihak Persekam Kabupaten Malang maupun panitia pelaksana terkait insiden tendangan berbahaya yang dilakukan Juntak Wahyu. Asosiasi Provinsi PSSI Jawa Timur juga belum memberikan pernyataan apakah peristiwa tersebut akan dibawa ke ranah sidang disiplin.

Kasus ini menambah daftar insiden keras yang terjadi di kompetisi Liga 4 musim ini. Publik pun menanti langkah tegas dari otoritas sepak bola daerah untuk memastikan keselamatan pemain serta menjaga marwah kompetisi di level akar rumput.

 

Editor : Aditya Novrian
#liga 4 #jatim