BATU - Jika tidak ada aral melintang, pembangunan sport center di Kota Batu akan dilakukan tahun depan. Rencana yang sudah muncul sejak 2023 lalu itu kembali dibahas serius Pemerintah Kota (Pemkot) Batu setelah kesuksesan atletnya mendulang prestasi dalam ajang Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) IX Jawa Timur 2025 beberapa waktu lalu.
Kota Batu yang berhasil menduduki peringkat ketujuh membuat pemkot semakin optimistis untuk membangun kawasan fasilitas olahraga bertaraf internasional tersebut. Wakil Wali Kota Batu Heli Suyanto mengatakan saat ini sedang dalam proses pembahasan. Namun, rencana itu sudah masuk dalam rencana pembangunan daerah tahun 2023-2026.
Lokasi yang dilirik yakni kawasan Jalur Lingkar Barat (Jalibar) di Desa Oro-Oro Ombo, Kecamatan Batu. Area tersebut diestimasikan memiliki luas mencapai 18 hektare. “Kami sedang memetakan aset mana saja yang bisa digunakan untuk pembangunannya,” ungkap pria asal Desa Sumberbrantas, Kecamatan Bumiaji itu.
Heli menilai keberadaan sport center akan menunjang performa atlet Kota Batu. Di samping dia mengklaim kerap sukses dalam menyelenggarakan event olahraga bertaraf nasional hingga internasional. Seperti International Paragliding Accuracy Batu International Sport Tourism Festival (BISTF) hingga Mantra 116.
Untuk itu, sport center akan mengakomodasi semua cabang olahraga (cabor) di satu lokasi secara terpusat dan harus berstandar internasional. Tempat itu sekaligus bakal menjadi wadah para atlet untuk terus mengembangkan potensinya. “Kami tidak sepenuhnya bergantung terhadap APBD melainkan juga dari CSR,” tandasnya.
Lebih lanjut, Ketua Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kota Batu Sentot Ari Wahyudi berharap rencana itu segera terealisasi. Mengingat dukungan sarana dan prasarana (sarpras) untuk para atlet sejauh ini sangat terbatas. “Kami yakin dengan dukungan sarpras yang representatif akan meningkatkan semangat dan prestasi atlet,” pungkasnya. (ori/dre)
Editor : A. Nugroho