BATU - Menjelang penutupan Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) IX Jawa Timur, atlet dari Kota Batu sudah berhasil mengoleksi 17 medali emas. Perolehan ini membuat Kota Batu menduduki posisi tujuh dalam klasemen sementara kemarin (2/7).
Ketua Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kota Batu Sentot Ari Wahyudi mengatakan perolehan medali emas terus bertambah. Terbaru, cabang olahraga (cabor) gulat berhasil menyumbang dua medali emas, satu medali perak, dan dua medali perunggu.
“Cabor catur kami mendapat satu medali perak,” ungkapnya. Sementara, cabor cricket meraih dua medali perunggu. Cabor downhill (DHI) berhasil menyabet satu medali emas dan satu medali perak kategori putri DHI, serta satu medali perunggu kategori putra DHI.
Sentot menyampaikan atletnya juga sukses di cabor cabor BMX. Pasalnya, empat medali berhasil dibawa pulang. Yakni satu medali emas di nomor BMX racing putra, dan tiga medali perunggu di nomor BMX racing putri, putra, hingga Team Time Trial (TTT).
Sementara, di cabor Horseback Archery (HBA) juga ada satu medali emas dan satu medali perak yang disumbangkan melalui pordasi equestrian. Medali emas didapatkan dari nomor dressage atau tunggang serasi yang diselenggarakan di Puncak Joyo Agung, Kota Malang.
Sedangkan, medali perak dipersembahkan nomor dressage preliminary german test 1. Pihaknya juga menyebut atlet cabor menembak menyumbang medali perak di kelas World Rimfire and Air Rifle Benchrest Federation (WRABF) yang digelar di Kabupaten Malang.
Selasa malam lalu (1/7), atlet kembar Alexa Vallent Linggatama dan Amanda Vanessa Linggatama berhasil meraih medali emas di nomor ganda putri mix bola 10 cabor billiar. Sentot menyebut perolehan medali tak hanya disumbang cabor andalan.
Sebab, di cabor loncat indah yang baru pertama kali digelar, atlet Kota Batu juga berhasil menyabet medali emas nomor satu meter putri kemarin (2/7). Kota Batu kini sudah mengantongi 17 medali emas, 24 medali perak, dan 31 medali perunggu. (ori/dre)
Editor : A. Nugroho