BATU - Kontingen Kota Batu kembali mendulang poin kemenangan dalam ajang Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) IX Jawa Timur. Total ada empat medali emas yang disumbang empat cabang olahraga (cabor). Artinya, kini Kota Batu sudah mengantongi sepuluh medali emas.
Ketua Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kota Batu Sentot Ari Wahyudi menyampaikan satu medali emas disumbang cabor Horseback Archery (HBA) alias panahan berkuda. Medali itu diraih Ubai Faris Al Katiri dalam kategori double shot 100 meter. “Kami juga meraih dua medali perak dan satu medali perunggu di cabor yang sama,” terangnya.
Selanjutnya, medali emas juga disumbangkan atlet cabor selam. Michelle Adisty Putri Lannanta sukses meraih kemenangan pada kategori 200 meter biffins putri. Sebelum ini, dirinya sempat meraih perak dalam nomor 100 meter biffins putri di tempat yang sama yakni di Kolam Renang Gajayana, Kota Malang pada Minggu lalu (29/6).
“Kami juga berhasil meraih emas pada cabor biliar,” imbuh Sentot. Digawangi Glenn Rivardy Christian Tatipang, Kota Batu berhasil memboyong medali emas di nomor bola 15 single putra. Performa Stephanie Azmya Putri berpasangan dengan Alexa De Angelic Feutsya juga berhasil menyabet medali perak di nomor ganda 9 putri.
Sentot merasa bangga atas segala prestasi yang ditorehkan para atlet. Poin kemenangan banyak didapat saat main di kandang sendiri. Itu membuktikan keseriusan dan potensi atlet Kota Batu bisa diperhitungkan. “Masih banyak potensi juara di cabor lain yang masih bergulir. Semoga bisa membawa Kota Batu masuk 10 besar,” tegas Sentot.
Dirinya menambahkan, jika perolehan medali Kota Batu kian melambung. Saat ini Kota Batu telah menduduki posisi ke-11 dalam klasemen Porprov IX Jatim. Artinya, semakin dekat dengan mimpi dan target untuk masuk dalam 10 besar. “Kami tetap optimistis dan memotivasi para atlet untuk terus menambah medali,” tandas dia.
Menyusul Sepak Bola Putri yang mendapatkan medali emas pertama dari even Porprov. Tim Arung Jeram Putri Kota Batu juga baru saja meraih medali emas kemarin (30/6). Mereka mendapatkan medali emas di nomor R6 Down River Race. Ketujuh atlet peraih medali emas ini adalah Angelika Dona Prasetyo, Devi Setyowati, Ayunda Syafira, Indah Lu’lu’il, Sahara Mutiara Jingga, Zahra Risky Faradiba, dan Queenara Nesa Dhea.
Upacara Pemberian Penghormatan (UPP) dilaksanakan di Kasembon Rafting kemarin. Kepala Dinas Pendidikan Kota Batu, M. Chori juga langsung memberikan bonus mentas sebesar Rp 10 juta kepada para atlet. “Kami berterima kasih untuk Federasi Arung Jeram Indonesia (FAJI) Kota Batu. Ini prestasi yang luar biasa,” ujarnya. (ori/dre)
Editor : A. Nugroho