BATU, RADAR BATU - Wakil Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Wamendiktisaintek) Stella Christie memindahkan pendidikan anaknya Bayu Czezh dari sekolah dasar di China ke sekolah umum di Indonesia.
Wamen Stella menyampaikan bahwa Bayu telah bersekolah di Beijing sejak kelas 1 hingga 3 SD dengan tinggal bersama ayahnya Bartlomiej 'Bartek' Czech, yang merupakan Profesor Fisika di Tsinghua University.
Baca Juga: Wamen Stella Dorong Santri Kuasai AI
Tepat saat Bayu menginjak kelas 2 SD, Stella mendapat panggilan dari Presiden untuk mengemban tanggung jawab sebagai Wakil Menteri Kemendiktisintek. Oleh karena itu, Stella dan Bayu harus hidup berpisah selama satu tahun delapan bulan. Tak jarang, Bayu harus terbang dari China ke Indonesia atau negara lain untuk bertemu dengan ibunya.
"Satu tahun 8 bulan hidup terpisah, sangatlah sulit untuk saya dan Bayu. Sudah terlalu lama. Terima kasih Bayu yang ngebelain sering jenguk ibunya walaupun sering tidur di pesawat dan langsung dari bandara ke sekolah," ujar Stella Selasa (14/7/2026).
Tak sanggup hidup berpisah selama hampir dua tahun, Stella dan Bartek memutuskan untuk memindahkan Bayu ke SD Santa Ursula Jakarta yang merupakan sekolah umum.
Stella mengungkapkan, sejak awal bersekolah di Beijing, Bayu juga tidak bersekolah di sekolah internasional. Keputusan Wamen Kemendiktisaintek untuk memindahkan anaknya ke sekolah umum di Indonesia ini juga ditujukan untuk membuat anaknya benar-benar menjadi anak Indonesia.
Baca Juga: Gerakan Ayah Antar Anak Warnai Hari Pertama MPLS
Meskipun Stella mengkhawatirkan kendala bahasa yang akan dialami anaknya, ia mengaku bahwa akan lebih menghadirkan perannya dalam membantu Bayu beradaptasi dengan sekolah barunya.
"Pengorbanan keluarga kami mungkin berbeda dengan pengorbanan keluarga anda. Tapi apapun bentuknya kita semua disatukan oleh harapan bahwa pengorbanan kita akan membuat kehidupan anak kita lebih baik lagi di masa depan," tulis Stella melalui akun Instagramnya.
Editor : Aditya Novrian
Sumber : dikelola dari beberapa sumber