Nasional Kota Batu Hari Ini Wisata & Kuliner Kriminal-Kasuistika Ekonomi & Bisnis Pendidikan Opini

Tiga Peserta Latsarmil Meninggal, Kemhan Tegaskan Seleksi Kesehatan Sudah Sesuai Prosedur

Fitri Cahya Dwi Anggriani • Kamis, 25 Juni 2026 | 20:00 WIB
Peserta Latihan Dasar Kemiliteran (latsarmil). (Istimewa).
Peserta Latihan Dasar Kemiliteran (latsarmil). (Istimewa).

JAKARTA, RADAR BATU - Pelaksanaan Latihan Dasar Kemiliteran (latsarmil) bagi para calon manajer Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) dan Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP) kini tengah menjadi sorotan publik. Pasalnya, terdapat laporan bahwa tiga peserta latsarmil meninggal dunia saat saat mengikuti latihan tersebut.

Kabar duka tersebut disampaikan oleh Kepala Biro Pertahanan (Infohan) Kementerian Pertahanan (Kemhan), Brigjen TNI Rico Ricardo Sirait. Ia juga menyampaikan bahwa ketiga peserta tersebut sebelumnya telah melakukan rangkaian seleksi, termasuk seleksi pemeriksaan kesehatan yang dilakukan sesuai aturan dan ketentuan yang berlaku.

”Perlu disampaikan bahwa sebelum mengikuti latsarmil, peserta telah melalui tahapan seleksi sesuai ketentuan yang berlaku, termasuk pemeriksaan kesehatan, dan dinyatakan memenuhi persyaratan untuk mengikuti pendidikan,” kata Rico, Kamis (25/6).

Baca Juga: Disekap Kekasih 3 Tahun hingga Luka Parah, Kementerian PPPA Kawal Pemulihan Fisik dan Psikis Korban

Seleksi atau pemeriksaan kesehatan tak hanya dilakukan sekali, namun peserta kembali melakukan pemeriksaan kesehatan setibanya di satuan pendidikan (satdik). Meski prosedurnya tidak selengkap tes kesehatan dari panitia seleksi nasional (panselnas), hasil pemeriksaan di satdik tetap bersifat final dan menentukan kelayakan peserta untuk mengikuti pelatihan.

Sementara itu, Komandan Batalyon Latihan SPPI KDKM dan KNMP Brigif 1 marinir Cilandak Letkol (Mar) Agus Mutaqin, menegaskan bahwa kewenangan serangkaian seleksi berada di tangan BPSDM pusat.

”Untuk seleksinya dari pusat, dari BPSDM. Bukan dari kami, kami hanya menerima. Namun untuk backup kami supaya tidak ada hal yang tidak diinginkan, kami laksanakan cek terakhir lagi,” kata Letkol Agus.

Merespons kabar duka tersebut, Letkol Agus turut menyampaikan duka cita yang mendalam atas meninggalnya ketiga peserta latsarmil. 

Baca Juga: Kasus Ijazah Palsu Segera Disidang, Jokowi Bakal Hadir dan Tunjukkan Ijazah Asli di Depan Hakim

Sebagai respons tegas, pihaknya kembali memeriksa kesehatan seluruh peserta latsarmil di Brigif 1 Marinir Cilandak. Langkah tersebut diambil dengan tujuan untuk mengawasi dan memastikan peserta yang kurang fit tidak mengikuti kegiatan fisik di lapangan. Selain itu, para peserta dengan riwayat penyakit kronis atau sakit berat hanya mengikuti pelatihan di dalam kelas.

“Sebagai penanganan dan pencegahan kami, yang pertama saat masuk, kami cek kesehatan mereka, tensi, dan kondisi fisik. Kemudian setelah direkap, data-data yang memiliki riwayat kronis atau sakit berat kami pisahkan sampai dengan tingkat Peleton dan Kompi,” pungkasnya.

Berikut ketiga peserta yang meninggal dunia saat mengikuti latsarmil:

Baca Juga: Pencuri 220 Keping Emas Memantau Unggahan Korban di Facebook

  1. Pertama adalah Anisa Muyassaroh, mengikuti pendidikan di Satuan Pendidikan (Satdik) Dodikjur Resimen Induk Daerah Militer (Rindam) VI/Mulawarman, Balikpapan.
  2. Yonanda Muhammad Taufiq, yang mengikuti pendidikan di Satdik Pusat Pendidikan dan Latihan Tempur (Puslatpur) Komando Pembinaan Doktrin, Pendidikan, dan Latihan TNI Angkatan Darat (Kodiklatad), Baturaja.

  3. Novia Rahmadhani Sihotang, peserta yang mengikuti pendidikan di Satdik Pusbahasa Kodiklatau Jakarta.

Editor : Aditya Novrian
#koperasi desa merah putih #kampung nelayan merah putih #latsarmil #meninggal