RADAR BATU – Di tengah padatnya tuntutan pekerjaan dan rutinitas harian yang tak kunjung usai, stres kerap kali datang tanpa diundang dan mengganggu produktivitas. Tak sedikit orang berpikir bahwa meredakan tekanan pikiran dan meredakan tekanan mental harus dengan liburan panjang dan membutuhkan biaya yang cukup mahal.
Sebenarnya, salah satu kunci utama dalam mengelola tekanan-tekanan tersebut adalah dengan membangun kegiatan positif yang praktif dan berkelanjutan. Hal tersebut dapat dimuali dari mengubah rutinitas harian. Tips selengkapnya, simak ulasan panduan praktis dan kebiasaan sederhana yang ampuh menjaga kesehatan mental Anda.
Baca Juga: Gen Z dan Drama Rambut Rontok: Dipicu Stres, Tugas Kuliah, hingga Kurang Tidur
Rutin Berolahraga
Membiasakan diri untuk berolahraga secara rutin dapat membantu Anda dalam meredakan stres. Aktivitas tersebut mampu memompa hormon endorphin yang memicu perasaan senang. Olahraga tidak perlu berat, cukup dengan berjalan kaki selama 10 menit atau lebih, jogging, berenang, atau bersepeda akan sangat membantu Anda melepas kepenatan.
Konsumsi Makanan Sehat dan Bergizi
Mengonsumsi makanan bergizi menjadi prioritas agar tidak memperburuk stres yang Anda alami. Hindari makanan-makanan instan, makanan tinggi garam, dan hindari minuman-minuman dengan kandungan kafein dan gula berlebih. Makanan dan minuman tersebut bisa meningkatkan detak jantung sehingga menyebabkan kegelisahan dan membuat sulit tidur. Sebaiknya Anda mulai mengonsumsi, buah, sayuran, kacang dan biji-bijian.
Baca Juga: Wisata dengan Aktivitas Penghilang Stres yang Lagi Disukai Banyak Orang
Lakukan Digital Detox Singkat
Digital detox adalah tindakan di mana seseorang mengurangi, membatasi, atau berhenti total menggunakan perangkat elektronik digital untuk jangka waktu tertentu. Paparan notifikasi gawai secara terus menerus dapat membuat otak selalu dalam kondisi siaga dan memicu kecemasan. Anda dapat mengurangi paparan notifikasi gawai atau handphone selama 20 menit sebelum tidur malam dan 20 menit setelah bangun pagi.
Tuangkan Pikiran Anda dengan Menulis Jurnal
Lakukan kebiasaan kecil dan sederhana ini untuk mengurangi tumpukan pikiran, yakni dengan menulis jurnal harian atau cerita singkat terkait hari yang telah dijalani. Tuliskan apa saja yang ada di pikiran Anda, apa yang sedang Anda rasakan, dan apa yang sedang Anda takutkan atau khawatirkan. Dengan begitu otak akan terasa jauh lebih ringan.
Baca Juga: Rekomendasi 5 Game Android yang Santai dan Satisfying Buat Ngilangin Stres Mahasiswa
Tidur Cukup
Tidur merupakan waktu yang tepat untuk otak dan tubuh beristirahat setelah beraktivitas. Namun, stres dapat memicu munculnya pikiran negatif yang dapat menyulitkan tidur. Jika kualitas tidur tidak terpenuhi, maka akan memengaruhi suasana hati, menurunkan energi, dan menurunkan tingkat konsentrasi. Usahakan membangun rutinitas tidur yang baik dengan aturan jam yang konsisten.
Lakukan Kebiasaan Micro Break
Bagi Anda yang bekerja di depan laptop atau komputer, kelelahan mata dan fisik sering kali memicu stres emosional. Anda dapat menerapkan kebiasaan sederhana dengan pola 20-20-20, yakni 20 menit bekerja, alihkan pandangan mata dari layar untuk menatap objek sejauh 20 kaki (sekitar 6 meter), selama 20 detik. Kebiasaan kecil ini memberikan jeda instan bagi otak dan otot mata untuk relaksasi.
Editor : Aditya Novrian