Nasional Kota Batu Hari Ini Wisata & Kuliner Kriminal-Kasuistika Ekonomi & Bisnis Pendidikan Opini

CFD Mbatu Sae Kota Batu Buka Peluang Usaha Baru bagi Gen Z

Fajar Andre Setiawan • Senin, 29 Juni 2026 | 17:00 WIB
MAKIN RAMAI: Suasana di CFD Mbatu Sae dipadati pengunjung kemarin pagi (28/6).
MAKIN RAMAI: Suasana di CFD Mbatu Sae dipadati pengunjung kemarin pagi (28/6).

BATU - Car Free Day (CFD) Mbatu Sae tak lagi sekadar menjadi ruang olahraga masyarakat. Agenda rutin setiap Minggu di Kota Batu itu kini berkembang menjadi ruang ekonomi baru bagi generasi muda. Sejumlah pelaku usaha Gen Z memanfaatkan keramaian CFD untuk memasarkan produk kuliner kekinian sekaligus memperluas pasar.

Lapak-lapak yang didominasi anak muda mulai mewarnai kawasan CFD. Mereka menawarkan beragam produk, mulai dessert hingga camilan yang menyasar pengunjung usia muda dan keluarga.

BACA JUGA: Panduan Praktis Pelajar Jaga Kesehatan Mental di Era Digital

Salah satunya Maharena. Ia menjual aneka dessert seperti cheesecake, cookies, dan tiramisu. Menurutnya, berjualan di CFD menjadi strategi efektif untuk menjangkau konsumen baru. Sebab, penjualan selama ini hanya mengandalkan pelanggan dari rumah. “Kalau ikut CFD, pasar kami jadi lebih luas. Perputaran penjualan tidak hanya bergantung dari rumah,” ujarnya.

Peluang serupa dimanfaatkan Ayu, warga Desa Tulungrejo, Kecamatan Bumiaji. Sejak CFD Mbatu Sae digelar pada 2024, ia rutin membuka lapak dubai chewy cookie setiap akhir pekan. Bagi Ayu, berjualan di CFD menjadi aktivitas produktif sembari menunggu mendapatkan pekerjaan tetap.

BACA JUGA: Sering Pindah Fokus? Ini Alasan Multitasking Turunkan Efisiensi Kerja

Selain menambah penghasilan, ia juga memperoleh kesempatan memperkenalkan produknya kepada lebih banyak konsumen. “Daripada di rumah, lebih baik ada kegiatan yang menghasilkan. Setiap Minggu pasti ada pemasukan,” katanya.

Menurut Ayu, ramainya pengunjung tidak lepas dari berbagai kegiatan yang diselenggarakan selama CFD, terutama senam zumba. Aktivitas tersebut dinilai mampu menarik massa yang kemudian berbelanja di lapak kuliner. “Peserta zumba sangat berpengaruh terhadap penjualan. Setelah olahraga, mereka biasanya membeli makanan atau minuman,” jelasnya.

BACA JUGA: SPMB Tahap 4 Dekat, Calon Siswa Timbang Plus Minus SMK Negeri dan Swasta

Para pelaku UMKM berharap Pemkot Batu terus menjaga konsistensi penyelenggaraan CFD sekaligus menghadirkan berbagai atraksi pendukung. Dengan begitu, CFD Mbatu Sae tidak hanya menjadi ruang rekreasi masyarakat, tetapi juga terus berperan sebagai penggerak ekonomi kreatif dan wadah tumbuhnya wirausaha muda di Kota Batu. (adv/ori/dre)

Editor : Fajar Andre Setiawan
#umkm #CFD Mbatu Sae #Gen Z #car free day