Nasional Kota Batu Hari Ini Wisata & Kuliner Kriminal-Kasuistika Ekonomi & Bisnis Pendidikan Opini

Konten Cerita di TikTok Makin Digemari, Apa yang Bikin Orang Betah Mendengarkan?

Parahita Ade Kumala • Senin, 4 Mei 2026 | 23:00 WIB
Ilustrasi fyp di Tiktok (sumber foto: freepik)
Ilustrasi fyp di Tiktok (sumber foto: freepik)
BATU, RADAR BATU – Konten hiburan di media sosial terus berkembang, salah satunya terlihat dari meningkatnya popularitas cerita pendek di TikTok. Format ini kini menjadi pilihan baru bagi anak muda untuk menikmati hiburan secara cepat dan praktis.

Fenomena ini muncul seiring kebiasaan konsumsi konten yang semakin singkat dan instan. Dalam hitungan menit, penonton sudah bisa mendapatkan satu cerita lengkap tanpa harus mengikuti alur panjang seperti film atau serial.

Sejumlah kreator mulai dikenal karena konsisten membawakan cerita dengan gaya khas mereka. Seperti akun TikTok Bayem melalui konten B00mbayah, Nul Alexander lewat Whisper Me Your Secret with Nul, serta Rania Huznul dengan MarKiBah.

Baca Juga: Distribusi Mandek, Harga Ayam di Kota Batu Tembus Rp 38 Ribu

Cerita yang dibawakan umumnya berasal dari kiriman anonim pengikut. Isinya beragam, mulai dari kisah horor, pengalaman tidak masuk akal, hingga cerita penuh plot twist yang sulit ditebak.

Justru unsur inilah yang menjadi daya tarik utama. Alur cerita yang aneh, tidak biasa, bahkan di luar nalar membuat penonton penasaran dan bertahan hingga akhir. Cerita seperti ini biasa disebut cerita yang darderdor oleh netizen karena ke plot twistanya.

Selain itu, cara penyampaian yang santai dan editan video yang kocak dan dramatis juga membuat cerita terasa lebih hidup. Penonton tidak hanya mendengar, tetapi seolah ikut merasakan alur yang dibawakan.

Konten ini juga sering dijadikan teman di waktu senggang. Banyak yang mendengarkannya sambil beraktivitas ringan, seperti makan, rebahan atau sebelum tidur.

Tren ini menunjukkan bahwa kebutuhan akan hiburan ringan masyarakat tetap tinggi, tapi dalam format yang lebih ringkas dan mudah diakses.

Fenomena ini memperlihatkan bahwa gaya bercerita terus beradaptasi mengikuti perkembangan zaman. Dari yang dulu panjang dan kompleks, kini berubah menjadi singkat, padat, dan dibungkus agar menarik perhatian.

Baca Juga: Pindah ke Stadion Gelora Brantas, CFD Mbatu Sae Kota Batu Kian Semarak

Editor : Aditya Novrian
#Plot Twist #tiktok