BATU - Tradisi mempercantik rumah menjelang Lebaran mendorong lonjakan penjualan ikan hias di Kota Batu. Sepekan sebelum Idulfitri 2026, transaksi di Pasar Ikan Kota Batu tercatat meningkat hingga dua kali lipat.
Pedagang ikan Imron Rosyidi mengatakan kenaikan terlihat dari frekuensi transaksi harian. Jika sebelumnya hanya satu hingga dua pembeli, kini meningkat menjadi lima hingga enam orang per hari.
Menurutnya, sebagian besar pembeli sudah memiliki akuarium atau kolam di rumah. Namun, fasilitas tersebut lama tidak digunakan dan kembali diisi menjelang Lebaran. Ikan hias dinilai mampu mempercantik tampilan rumah sekaligus menjadi hiburan bagi keluarga dan tamu.
BACA JUGA: Hybrid Retail Jadi Masa Depan, Pakar UB Sebut Toko dan Pasar yang Tak Go Digital Akan Ditinggal
Jenis yang paling diminati adalah ikan mas dan ikan komet. Selain mudah dirawat, harganya juga relatif terjangkau dibandingkan ikan koi. Ikan mas dijual secara kiloan. Untuk jenis merah dan putih, harganya sekitar Rp100 ribu per kilogram.
Sementara ikan mas hitam dijual Rp60 ribu per kilogram. Adapun ikan komet dijual per ekor dengan harga Rp5 ribu hingga Rp25 ribu, tergantung ukuran. Untuk ukuran kecil, tiga ekor bisa didapat dengan harga Rp10 ribu.
“Biasanya pembeli membeli dalam jumlah banyak, terutama ikan komet,” kata Imron.
BACA JUGA: Rumah Kosong Jadi Sasaran Maling, Polres Batu Berikan Strategi Pengamanan Efektif
Mayoritas stok ikan didatangkan dari wilayah Kediri. Peningkatan permintaan membuat persediaan lebih cepat habis.
Akibatnya, pedagang harus menambah frekuensi pengambilan stok. Jika sebelumnya dilakukan setiap 10 hari, kini menjadi sekitar satu minggu sekali.
BACA JUGA: Coaster Lebaran di JTP 3 Siap Uji Adrenalin Wisatawan
Salah satu pembeli, Suparman, warga Kelurahan Ngaglik, mengaku sengaja membeli ikan untuk mengisi akuarium di rumahnya menjelang Lebaran. “Ikan bikin suasana rumah lebih hidup saat ada tamu. Saya membeli empat ekor ikan mas seberat empat kg,” tandasnya.
Editor : Fajar Andre Setiawan