Nasional Kota Batu Hari Ini Wisata & Kuliner Kriminal-Kasuistika Ekonomi & Bisnis Pendidikan Opini

Pendaki Pemula Wajib Tahu: Peralatan Gunung Mana yang Sebaiknya Dibeli, Mana yang Cukup Disewa

A. Nugroho • Jumat, 23 Mei 2025 | 18:13 WIB

Ilustrasi gear outdoor (freepik.com).
Ilustrasi gear outdoor (freepik.com).

RADAR BATU – Mendaki gunung kini bukan sekadar hobi, tapi juga gaya hidup yang makin digemari, terutama oleh generasi muda. Namun, satu dilema klasik selalu muncul di kalangan pendaki pemula: lebih baik menyewa atau membeli perlengkapan sendiri?

Peralatan seperti tas carrier, sepatu gunung, trekking pole, hingga sleeping bag bukan hanya soal perlengkapan, tapi juga penentu keselamatan dan kenyamanan di medan ekstrem. Maka, memahami kelebihan dan kekurangan antara menyewa atau membeli bisa menjadi langkah awal pendakian yang aman.

Untuk memulai, kenali dulu perlengkapan wajib saat mendaki gunung. Tas carrier ergonomis berkapasitas 35–60 liter, sepatu gunung yang tahan air dan punya grip kuat, trekking pole untuk membantu di medan terjal, serta sleeping bag, matras, tenda, dan headlamp menjadi perlengkapan utama yang tak boleh luput.

Baca Juga: Gunung Buthak 2025: Larangan Pendakian Tektok dan Via Sirah Kencong yang Akan Segera Dibuka

Pilihan menyewa biasanya diambil oleh pendaki pemula atau yang belum tentu akan rutin mendaki. Biayanya lebih hemat, tidak perlu memikirkan penyimpanan, dan memungkinkan mencoba berbagai merk sebelum memutuskan membeli.

Namun, menyewa juga punya keterbatasan. Ketersediaan stok bisa menjadi masalah, terutama di musim pendakian. Beberapa alat sewa juga tidak selalu dalam kondisi prima dan kurang higienis jika digunakan banyak orang.

Sebaliknya, membeli perlengkapan adalah investasi jangka panjang bagi pendaki aktif. Barang seperti sepatu gunung, sleeping bag, dan jaket sebaiknya dimiliki pribadi karena berkaitan langsung dengan kenyamanan dan kebersihan tubuh.

Meski biaya awalnya cukup tinggi, perlengkapan pribadi memberi keleluasaan saat ingin mendaki mendadak tanpa harus antre menyewa. Namun, hal ini perlu diimbangi dengan perawatan rutin dan tempat penyimpanan yang memadai.

Baca Juga: Jalur Pendakian Arjuno-Welirang Dibuka Kembali Mulai Hari Ini

Beberapa barang lebih bijak disewa seperti tas carrier, tenda, matras, alat masak, dan trekking pole. Sementara sepatu gunung, jaket, sarung tangan, dan perlengkapan pribadi lainnya sebaiknya dimiliki sendiri untuk menjaga performa dan kesehatan tubuh.

Sebelum memutuskan, pertimbangkan frekuensi mendaki dan anggaran yang dimiliki. Jika Anda hanya sesekali naik gunung, menyewa jauh lebih hemat. Tapi jika Anda pendaki aktif, membeli jelas lebih efisien dalam jangka panjang.

Selain itu, sesuaikan perlengkapan dengan jenis pendakian. Untuk ekspedisi panjang atau medan ekstrem, perlengkapan milik pribadi dengan kualitas terbaik sangat disarankan demi keamanan.

Kesimpulannya, tidak ada jawaban mutlak antara sewa atau beli. Sewa cocok untuk mereka yang baru mencoba atau hanya sesekali mendaki, sementara membeli ideal bagi mereka yang sudah menjadikan pendakian sebagai rutinitas.

Pastikan juga Anda menyewa dari tempat terpercaya, cek kondisi barang sebelum digunakan, dan bandingkan harga antara sewa dan beli. Karena dalam dunia pendakian, persiapan adalah segalanya, dan keputusan kecil seperti ini bisa menentukan besar kecilnya risiko di atas gunung. (my)

Editor : A. Nugroho
#pendaki pemula #tips pendaki #Persewaan #perlengkapan outdoor