Nasional Kota Batu Hari Ini Wisata & Kuliner Kriminal-Kasuistika Ekonomi & Bisnis Pendidikan Opini

Kabar Penting Untuk Pecinta Matcha, Ini Bahaya Konsumsi Matcha Berlebih

Aditya Novrian • Jumat, 16 Mei 2025 | 19:57 WIB

Ilustrasi. Bahaya Matcha jika dikonsumsi secara berlebihan. (freepik)
Ilustrasi. Bahaya Matcha jika dikonsumsi secara berlebihan. (freepik)

Matcha dikenal luas sebagai minuman kaya antioksidan dan kerap dipilih sebagai alternatif sehat pengganti kopi.

Meski menawarkan beragam manfaat, mulai dari menenangkan pikiran, meningkatkan fungsi otak, hingga mendukung kesehatan jantung dan pencernaan, konsumsi matcha secara berlebihan dapat menimbulkan efek samping yang tidak boleh diabaikan.

Menurut ahli gizi fungsional Lacey Dunn, kandungan kafein dalam matcha memang lebih rendah dibanding kopi, namun efeknya bisa bertahan lebih lama berkat adanya L-theanine, asam amino yang memberikan sensasi relaksasi sekaligus meningkatkan fokus.

Baca Juga: Khasiat Daun Jambu Biji untuk Kulit Wajah: Rahasia Alami yang Menjaga Kesehatan Kulit

Namun, bagi individu yang sensitif terhadap kafein, matcha bisa memicu kecemasan, sulit tidur, mudah marah, hingga sakit kepala.

Jika dikonsumsi secara berlebihan, kombinasi kafein dan L-theanine justru dapat menimbulkan ketegangan serta gangguan tidur.

Selain itu, konsumsi matcha dalam dosis tinggi juga berpotensi mengganggu fungsi hati dan proses detoksifikasi tubuh, terutama jika dikonsumsi dalam bentuk suplemen teh hijau dosis tinggi.

Baca Juga: 5 Minuman Tradisional dan Modern yang Efektif Menjaga Imun di Musim Pancaroba

Dunn juga mengingatkan bahwa matcha dapat berinteraksi dengan beberapa jenis obat, sehingga bagi mereka yang memiliki kondisi medis tertentu atau sedang menjalani pengobatan, disarankan untuk berkonsultasi dengan dokter sebelum rutin mengonsumsi matcha.

Beberapa efek samping lain yang dapat muncul akibat konsumsi matcha berlebihan antara lain:

Meski demikian, matcha tetap menawarkan berbagai manfaat kesehatan jika dikonsumsi dalam jumlah wajar.

L-theanine di dalamnya membantu menurunkan stres dengan meningkatkan hormon serotonin dan GABA, serta meningkatkan fokus tanpa menimbulkan rasa gelisah seperti kopi.

Antioksidan jenis katekin dalam matcha juga berperan menurunkan kolesterol jahat (LDL) dan tekanan darah, sementara kandungan EGCG (epigallocatechin gallate) diyakini mampu melawan radikal bebas, menurunkan risiko kanker, serta mendukung kesehatan otak dan pencernaan.

Matcha memang kaya manfaat, namun konsumsinya perlu dibatasi agar tidak menimbulkan efek samping.

Penting untuk memperhatikan porsi harian dan mempertimbangkan kondisi kesehatan pribadi sebelum menjadikan matcha sebagai minuman rutin.

Jika memiliki riwayat medis tertentu atau sedang dalam pengobatan, konsultasi dengan tenaga medis sangat dianjurkan untuk menghindari risiko yang tidak diinginkan.(NR) 

Editor : Aditya Novrian
#berlebihan #kafein #matcha