Radar Batu - Menjadi orang tua adalah perjalanan panjang yang penuh tantangan, dan Nikita Willy memahami betul hal itu.
Sejak kelahiran putranya, Issa Xander Djokosoetono, ia memilih untuk mengasuh anaknya tanpa bantuan babysitter, sebuah keputusan yang mengundang pujian dari banyak orang.
Baginya, kedekatan antara orang tua dan anak adalah fondasi utama dalam membentuk karakter, sebagaimana ia sendiri dibesarkan langsung oleh sang ibu tanpa perantara pengasuh.
Keputusan Nikita untuk tidak memanjakan Issa juga berakar dari pengalaman masa kecilnya.
Terlahir dalam keluarga yang mengajarkan arti perjuangan, ia ingin menanamkan nilai yang sama kepada anaknya, meskipun Issa lahir di tengah kemapanan finansial.
Baginya, anak harus belajar mandiri, tidak bergantung pada orang tua, dan memahami bahwa keberhasilan membutuhkan usaha.
Pola asuh ini menjadi cerminan dari komitmennya bersama sang suami, Indra Priawan Djokosoetono, yang juga memiliki pandangan serupa.
Selain itu, Nikita juga menerapkan sleep training sejak Issa berusia empat bulan, mendidiknya untuk tidur sendiri tanpa didampingi orang tua.
Keputusan ini sudah dirancang jauh sebelum ia dan Indra memiliki anak, dengan keyakinan bahwa kemandirian dalam tidur adalah bagian penting dari tumbuh kembang anak.
Ia bahkan memanfaatkan jasa sleep trainer dan memasang CCTV untuk memastikan keamanan serta kenyamanan Issa selama proses adaptasi.
Tak hanya soal kedisiplinan, Nikita juga memberi perhatian penuh pada kebersamaan.
Setiap waktu bersama Issa menjadi momen yang benar-benar ia prioritaskan.
Ia menutup akses komunikasi dengan dunia luar, menjauhkan diri dari pekerjaan, dan fokus pada interaksi yang berkualitas, seperti bermain dan membacakan buku sebelum tidur.
Keputusan ini berangkat dari kesadaran bahwa kehadiran orang tua dalam masa pertumbuhan anak adalah hal yang tidak tergantikan.
Di balik semua metode parenting yang ia terapkan, ketenangan adalah kunci utama.
Nikita memahami bahwa menjadi orang tua bukan hanya soal merawat, tetapi juga tentang bagaimana mengelola emosi.
Ia berusaha untuk tidak marah di depan Issa, bahkan ketika sang anak berulah.
Daripada bereaksi berlebihan, ia memilih untuk tetap tenang, sebuah pendekatan yang banyak dipuji oleh warganet.
Gaya parenting Nikita Willy adalah gambaran dari keseimbangan antara ketegasan, kedekatan emosional, dan konsistensi dalam membentuk karakter anak. (sai)
Editor : Aditya Novrian