BATU – Meta mengambil langkah strategis untuk meningkatakan perlindungan anak dan remaja di ranah digital dengan menekankan pentingnya keterlibatan aktif orang tua.
Melalui peluncuran program Cerdas Digital 2025 dan pengembangan fitur Akun Remaja, Meta menyediakan berbagai alat dan edukasi yang membantu orang tua dalam memantau serta mengamankan aktivitas online anak-anak mereka secara lebih efektif.
Baca Juga: Film Komang Tembus 2 Juta Penonton, Prestasi Gemilang Film Lebaran 2025
Antigone Davis, Wakil Presiden dan Kepala Keamanan Global Meta, menegaskan bahwa keamanan digital bagi remaja tidak hanya bergantung pada teknologi, melainkan juga pada peran orang tua sebagai pengawas utama.
“Orang tua memiliki peran penting dalam menentukan pengalaman digital yang aman bagi anak-anak mereka,” ujarnya saat konferensi pers Cerdas Digital 2025 di Jakarta pada Rabu, 16 April 2025.
Fitur Akun Remaja yang sebelumnya hadir di Instagram sejak September 2024 kini diperluas ke platform Facebook dan Messenger di Indonesia.
Baca Juga: 5 Film Animasi Terbaik untuk Ditonton Bersama Keluarga Saat Lebaran
Fitur ini secara otomatis mengatur akun anak berusia 13-17 tahun menjadi privat, membatasi interaksi dengan pengguna yang tidak dikenal, serta memberikan kontrol waktu penggunaan yang dapat diawasi oleh orang tua.
Selain itu, anak di bawah 16 tahun wajib mendapatkan persetujuan orang tua untuk mengakses fitur tertentu seperti siaran langsung dan penonaktifan filter konten sensitif.
Selain itu, program Cerdas Digital 2025 menghadirkan berbagai lokakarya dan diskusi panel yang melibatkan para ahli guna meningkatkan literasi digital bagi orang tua.
Baca Juga: Menjaga Kesehatan Mata di Era Digital: Pencegahan dan Perawatan yang Efektif
Program ini memberikan panduan praktis dalam mengelola waktu penggunaan perangkat, menghadapi kontak yang tidak diinginkan, serta membangun komunikasi terbuka antara orang tua dan anak mengenai perilaku digital mereka.
Najelaa Shihab, pendiri komunitas Keluarga Kita, menekankan pentingnya kolaborasi antara keluarga, pemangku kepentingan, dan perusahaan teknologi untuk menciptakan ruang digital yang aman bagi remaja.
Inisiatif ini sejalan dengan regulasi pemerintah Indonesia terkait perlindungan anak di dunia digital, yang menunjukkan komitmen bersama dalam menciptakan ekosistem digital yang sehat dan aman bagi generasi muda.
Baca Juga: Mengenali Keutamaan Puasa Syawal
Dengan fitur dan program edukasi ini, Meta berharap dapat memberdayakan orang tua sebagai garda terdepan dalam menjaga keamanan anak-anak mereka di dunia maya.
Melalui langkah ini, Meta tidak hanya menghadirkan teknologi yang lebih aman, tetapi juga memperkuat peran orang tua dalam mendampingi serta mengawasi aktivitas digital anak, sehingga menciptakan pengalaman media sosial yang positif dan terlindungi bagi para remaja. (Tiwi)
Editor : Aditya Novrian