Nasional Kota Batu Hari Ini Wisata & Kuliner Kriminal-Kasuistika Ekonomi & Bisnis Pendidikan Opini

Tetap Sehat Meski Sering Makan Junk Food, Begini Caranya

A. Nugroho • Minggu, 13 April 2025 | 19:10 WIB

Ilustrasi Junk Food (pexels).
Ilustrasi Junk Food (pexels).

RADAR BATU - Junk food atau makanan cepat saji memang menjadi favorit banyak orang karena praktis dan menggugah selera. 

Namun, di balik kelezatannya, junk food kerap dianggap sebagai biang kerok berbagai penyakit akibat kandungan kalorinya yang tinggi dan nilai gizinya yang rendah. 

Baca Juga: 5 Rahasia Gaya Hidup Sederhana ini Untuk Pola Hidup Lebih Sehat, Coba dan Mulai Rasakan Perubahannya!

Meski begitu, menikmati junk food tetap bisa dilakukan dengan cara yang lebih sehat dan terkontrol. 

Berikut beberapa langkah yang bisa diterapkan agar tetap bisa menyantap makanan favorit tanpa mengorbankan kesehatan.

1. Hindari Minuman Manis, Pilih yang Lebih Sehat

Minuman manis seperti soda dan soft drink sering menjadi sumber kalori tersembunyi yang jarang disadari. 

Menurut data dari World Health Organization (WHO), konsumsi gula yang tinggi dari minuman ini bisa memicu obesitas dan diabetes. 

Bahkan, satu botol soda 500 ml mengandung sekitar 55 gram gula, melebihi batas asupan harian yang direkomendasikan WHO.

2. Kontrol Porsi Saat Makan Junk Food

Salah satu penyebab junk food dianggap berbahaya adalah kebiasaan mengonsumsi dalam porsi besar. 

Misalnya, menghabiskan 3-4 potong pizza dalam satu waktu bisa menyumbang lebih dari 1.200 kalori, atau hampir 60% dari kebutuhan kalori harian rata-rata orang dewasa.

Tips yang bisa dilakukan antara lain:

Baca Juga: Diet Karnivora: Benarkah Sehat untuk Tubuh dalam Jangka Panjang

Fakta ini diperkuat oleh penelitian dari American Journal of Clinical Nutrition (2019) yang menyebut bahwa orang yang makan secara perlahan bisa mengurangi asupan kalori hingga 30% dibanding mereka yang makan terburu-buru.

3. Seimbangkan dengan Makanan Bergizi

Menikmati junk food bukan berarti harus mengabaikan nutrisi. 

Mengombinasikan makanan cepat saji dengan bahan yang lebih sehat bisa membantu menjaga keseimbangan gizi harian.

Beberapa contoh kombinasi sehat:

Menurut Journal of Nutrition (2021), orang yang mengimbangi makanan olahan dengan konsumsi tinggi serat mengalami kenaikan gula darah lebih lambat serta penambahan berat badan yang lebih terkendali dibanding mereka yang hanya mengonsumsi junk food.

4. Tetap Aktif, Bakar Kalori Berlebih

Meski sudah mengatur porsi dan memilih kombinasi sehat, tetap aktif secara fisik adalah kunci utama menjaga keseimbangan kalori. 

Aktivitas fisik membantu tubuh membakar kalori ekstra dari makanan cepat saji dan meningkatkan metabolisme.

American Heart Association (AHA) menganjurkan agar orang dewasa berolahraga minimal 150 menit per minggu dengan intensitas sedang atau 75 menit dengan intensitas tinggi untuk menjaga kesehatan jantung dan metabolisme.(fd)

Editor : A. Nugroho
#tips sehat #makanan bergizi dan sehat #tips & trick #junk food